Untitled-11BOGOR TODAY – Keteledoran manajemen Dunkin Donuts Cabang Siliwangi, Kecama­tan Bogor Timur, Kota Bogor, terkait keberadaan tikus di display donat tak kunjung disikapi Pemkot Bogor. Pada­hal, DPRD Kota bogor sudah merekomendasikan agar ot­let tersebut segera ditutup untuk meredam keresahan masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Sopian Ali Agam, mengaku kecewa dengan lambannya sikap pemkot Bogor. Ketua Fraksi Partai Gerindra itu juga mengatakan, sangat kecewa kepada perusa­haan internasional yang tidak memperhatikan makanan­nya. Sambungnya, ia mem­inta masyarakat berhati-hati dalam mengkonsumsi donut di Dunkin Donuts Siliwangi. “Saya pribadi sangat kecewa atas temua tikus ini, dan mana­jemen Dunkin Cabang Siliwan­gi sangat teledor sampai bisa disusupi hewan pengerat,” kata dia.

Baca Juga :  Forum Ekonomi Kreatif Kota Bogor Dilantik, Bangun Karakter Anak Muda Masa Depan

Sementara itu, Anggota Fraksi PPP DPRD Kota Bogor, Adriansyah, menegaskan, ke­pada Disperindag Kota Bogor untuk secepatnya menyidak dan menindak tegas pihak manajemen. “Kami sangat berharap kepada Disperindag Kota Bogor bekerja secara baik dan benar. Perlunya turun ke­lapangan untuk mengontrol tempat makan yang ada di Kota Bogor,” ujarnya.

Baca Juga :  PWI Kota Bogor Akan Sambut Kedatangan Tim Jelajah Kebangsaan Wartawan Pada HPN 2022

Anggota Fraksi Gerindra DPRD Kota Bogor, Mahpudi Ismail mengatakan, Pemkot Bogor harus berani menindak tegas terkait adanya temuan tikus yang ada di display menu donat untuk disajikan kepada konsumen. “Kami minta Dis­perindag Kota Bogor bergerak cepat. Jangan tunggu aba-aba walikota. Walikota Bogor kan di Jepang, mana ada waktu ngurus beginian,” kata dia.

(Rizky Dewantara)