DSC_0479Kedatangan Walikota Bogor, Bima Arya, di Kantor Redaksi Harian BOGOR TO­DAY, Jalan Heulang No. 9, Tanahsareal, Kota Bogor, menambah riuh kebersa­maan yang tercipta dalam buka puasa bersama para agen dan pengasong koran se-Bogor Raya. Para pengasong yang selama ini hanya bisa me­lihat orang nomor satu di kota hujan tersebut pada halaman koran, kini bisa bertatap muka bahkan berfoto bersama.

Dalam sambutannya di hadapan awak BO­GOR TODAY, agen dan para pengasong koran, Bima Arya mengungkapkan bahwa menjadi suatu kebanggan tersendiri bagi dirinya bisa ber­silaturahmi dengan para ujung tombak penyebar informasi. Pasalnya, jika tidak ada agen dan pen­gasong, koran yang menjadi salah satu sumber informasi tidak akan tersebar dengan baik.

Baca Juga :  5 Alasan Perempuan Potong Rambut Setelah Putus Cinta

“Ini bulan puasa dan saya sangat senang bersilaturahmi apalagi dengan agen dan pen­gasong koran. Dengan silaturahmi dipercaya bisa membuat panjang umur dan memperban­yak rejeki,” ungkap Bima.

Ia menambahkan, kehadiran koran harian BOGOR TODAY memiliki potensi untuk mem­berikan cara pandang informasi dalam melihat persoalan di Kota Bogor. “Bogor Today walau koran pendatang baru tapi memiliki semangat membangkitkan optomisme dan pemikiran positif. Namun, dengan cara pandang itu, Bo­gor Today juga tak mengurangi peran media sebagai kontorl sosial. Artinya media bisa men­empatkan diri secara profesional dengan aura postif,” tandasnya.

Baca Juga :  PWI Kota Bogor Akan Sambut Kedatangan Tim Jelajah Kebangsaan Wartawan Pada HPN 2022

Sementara itu, Komisaris BOGOR TODAY, Alfian Mujani, juga mengucapkan terimakasi­hnya atas kerjasama yang terjalin selama ini. Dengan kerja keras dan kepercaya para agen dan pengasong, koran BOGOR TODAY mampu tumbuh di tengah persaingan. “Kegiatan ini ti­dak hanya sekedar untuk mempererat tali silt­aurahmi, tapi sekaligus memberikan apresiasi. Saya juga berharap pembentukan kperasi agen koran bisa cepat direalisasikan,” katanya.

Alfian mengatakan, banyak manfaat yang didapat dengan hadirnya koperasi tersebut karena koperasi merupakan satu pilar pereko­nomian di tengah masyarakat. Koperasi dengan asas kekeluargaan dan gotong royong mampu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup seluruh anggota dan lingkungan kerja.

(Guntur Eko Wicaksono)