alfian mujani 240PAKAR Psikologi Agama Prof Dr Ahmad Imam Mawardi menulis pesan sangat me­narik. Dia meng­ingatkan bahwa semua orang dila­hirkan membawa bibit kebaikan. Bibit itu membu­tuhkan siraman dan pupuk untuk tumbuh sehat. Kita, keluarga kita, dan orang-orang dekat kita berhak men­dapatkan siraman jiwa berupa sapaan hangat, senyuman tulus, dan nasihat bijak.

Berbahagialah mereka yang setiap harinya mendapatkan siraman jiwa seperti itu. Ji­wanya tak gersang. Angannya tak kosong dan harapannya tak hampa. Menderitalah mereka yang setiap harinya sepi dari sapa, sunyi dari senyum dan kosong dari nasihat-nasihat ke­baikan. Walau mungkin saja lahiriyahnya tam­pak penuh kesenangan, namun hatinya krisis ketenangan.

Jadilah penyiram kebaikan, penebar pu­puk kebahagiaan, dan pelantun ayat-ayat jiwa. Ketika orang sekitar kita tumbuh baik karena perantara kita, maka kita pun akan diangkat Tuhan sebagai karyawan tetapnya. Pelayan Tu­han yang segala sisi hidupnya di bawah kendali dan jaminan Tuhan.