dsc_1190Pesawat tanpa awak atau biasa disebut drone, saat ini sedang pop­uler di kalangan pecinta fotografi. Selain fungsi dan penggunaan­nya yang semakin mudah, drone juga memiliki fungsi perta­hanan, yakni untuk mengintai maupun menyerang lawan.

Oleh : (Guntur Eko|Yuska Apitya)

TREN penggunaan drone saat ini lebih untuk mengam­bil foto dan video dari udara. Juga dapat digunakan dalam bidang pemetaan topografi wilayah dengan tujuan untuk membuka areal tambang, perkebunan, pemasangan saluran air, dan masih banyak lagi. Berangkat dari hal itu, PT. Salak Bisnis Internasional akan meng­gelar Drone National Expo 2015 dengan tajuk ‘’Conquer The Sky With Your Hand’’ di Hotel Salak The Heritage pada tanggal 4-5 Juli 2015. Acara ini bertujuan un­tuk mempertemukan komunitas pecinta drone dan memberikan pengetahuan kepada masyarakat luas tentang kegunaan dan peng­gunaan yang aman.

Marketing Direktur Nasar Sar­kis menuturkan, banyak macam-macam drone dan harga yang akan ditawarkan pada acara Drone Na­tional Expo 2015. “Banyak jenis nanti yang akan ditampilkan di sini seperti Quadcopter, Hexacopter, Parrot, Walkera dan lain-lain. Kami juga menyediakan drone dengan harga mulai Rp3 juta sampai ratu­san juta rupiah,” ujarnya

Baca Juga :  Menggunakan Pakaian Seronok Saat Bekerja, Perempuan Ini Diamankan Polisi

Ia menambahkan, dalam acara itu juga akan ada ahli yang menjelaskan bagaimana penggu­naan drone yang baik dan aman. “Nanti akan ada pembicara yang benar-benar ahli untuk menjelas­kan cara-cara menggunakan drone secara tekhnis agar dapat berman­faat secara optimal dan juga aman saat digunakan,” paparnya.

Drone sekarang memang se­makin terjangkau. Dengan uang di bawah Rp 1 juta pun, konsumen di Amerika Serikat kini bisa memiliki sebuah drone.

Negara-negara besar berlom­ba-lomba menciptakan drone canggih yang mampu menjalankan berbagai misi seperti pengamatan objek, pengiriman barang, mata-mata, sampai untuk tujuan perang.

Saat ini Amerika merupakan negara dengan konsumsi drone tertinggi. Namun beberapa ta­hun mendatang, Tiongkok bakal menjadi negara dengan konsumsi drone terbesar. Pada tanggal 26 juni 2014 lalu Want China Times memperkirakan China akan men­jadi pengguna drone terbesar pada 2020 nanti. Dominasi ekonomi dan persaingan geopolitik menjadi se­bab utama tingginya kebutuhan drone di China.

Baca Juga :  Atap Rumah Janda Disapu Angin Kencang, Kades Nembol dan Pemuda Kampung Kaso Gercep

Tidak hanya dari segi jumlah saja, pemerintah China juga meng­gelontorkan dana yang cukup be­sar untuk pengembangan drone yang diperkirakan dalam jangka waktu 10 tahun akan mengalahkan teknologi drone canggih buatan Amerika.

Sepuluh tahun terakhir, kebu­tuhan Amerika yang besar memicu perkembangan teknologi drone. General Atomics, Lokheed Mar­tin, Boeing dan Northrop Gruman adalah beberapa produsen besar yang memproduksi drone.

Majalah militer inggris Janes’s Defence Weekly menuliskan pre­diksinya yang menyatakan bahwa penjualan drone akan ramai di pas­ar Asia terutama Tiongkok, Jepang, dan India. Diperkirakan kenaikan jumlah drone yang diminta men­capai 600% dari yang digunakan saat ini.

Pengembangan drone untuk kepentingan militer juga menjadi hal yang menarik diperbincangkan. International Institute for Strategic Studies merilis negara-negara yang sedang mengembangkan drone canggih yang dilengkapi dengan senjata, Negara tersebut antara lain Amerika, Jerman, Perancis, Ita­lia, Inggris, Turki, India, Tiongkok, Rusia, Israel dan Iran.

(bersambung)