2382a0465a05101ce72713a945449bf9JAWARA Premier League 2014/15, Chelsea, berhasil dibungkam oleh tuan rumah New York Red Bulls (NY Red Bulls) di ajang Inter­national Champions Cup 2015 (ICC 2015) yang di­gelar di Red Bull Arena, Kamis (23/7). Dalam pertandingan yang berakhir 4-2 tersebut, salah satu pemain muda NY Red Bulls mampu mengejut­kan pasukan Jose Mourinho

Oleh : ADILLA PRASETYO WIBOWO
[email protected]

The Blues sebenarnya lebih dulu unggul di menit ke-27 melalui kaki Loic Remy. Babak pertama praktis kendali permainan dipegang oleh Chelsea. Sayangnya, peluang yang lahir dari sejumlah pemain gagal dikonversi menjadi gol.

Memasuki babak kedua, Chelsea justru balik dibombardir oleh skuad asuhan Jesse Marsch tersebut. Alhasil, empat gol pun bersarang di gawang Chelsea yang dijaga oleh kiper anyar Asmir Begovic itu.

Keempat gol NY Red Bulls tersebut masing-masing dicetak oleh Franklin Cas­tellanos, Tyler Adams dan Sean Davis (2 gol). Digelontornya Chelsea dengan empat gol pun tidak lepas dari koordinasi buruk yang dibangun oleh para pemain bertahan Chelsea.

Yang menarik dari pertandingan ini adalah bagaimana cemerlangnya penampi­lan Tyler Adams. Kendati masih berusia 16 tahun, ia cermat dalam membaca peluang dan langsung membuatnya menjadi se­buah gol.

Melalui skema yang cukup apik, Adams sukses mengakhirinya dengan sebuah tan­dukan yang berujung dengan gol. Gol yang dibuatnya itu juga menjadi awal dari dua gol selanjutnya yang bersarang di gawang Begovic.

Chelsea sendiri hanya mampu mem­perkecil ketertinggalan melalui sepakan Eden Hazard di menit ke-75. Hingga peluit akhir dibunyikan, skor tetap 4-2 dan men­jadi penutup pada pertandingan ini. Hasil ini dinilai sangat bagus bagi NY Red Bulls. Pasalnya, pelatih Marsch menurunkan se­jumlah pemain muda yang tidak disangka bisa mengalahkan raksasa Inggris terse­but.

Mengomentari hasil tersebut Manajer Chelsea Jose Mourinho tampak tidak kece­wa-kecewa amat mengingat ini baru awal dari pramusim. Ia juga memuji permainan lawan seraya menegaskan timnya sendiri pun tetap sudah berusaha tampil sebaik yang mereka bisa.

“Mereka tajam, sarat motivasi, amat senang bermain melawan kami, dan mer­eka memberikan perlawanan lebih sengit daripada yang kami perkirakan sebelum­nya,” kata Mourinho seperti dikutip Ex­press.

“Saya adalah manajer dari klub terbaik Inggris, kami punya pemain-pemain top, tak ada kerentanan. Dalam enam hari kami sudah menjalani 11 sesi. Kami percaya pada para pemain ini. Jika kami memainkan tim ini sebanyak 10 kali, sembilan di antaranya akan kami menangi.”

Di laga pramusim berikutnya Chelsea akan berhadapan dengan klub Prancis Paris Saint-Germain, Sabtu (25/7) depan. “Tetapi paruh kedua pertandingan tadi memang buruk. Kalau kami menang 10-0 pun tidak akan bagus. Kami membutuhkan sebuah ujian dan sudah mendapatkannya,” tuturnya.