__ti83343_originalBOLOGNA, Today – Rider andalan Ducati, Andrea Iannone, membela tim­nya yang belakangan dikritik berbagai pihak.

Ducati memang menunjukkan tren menurun dalam beberapa seri terakhir MotoGP 2015. Menurut The Maniac Joe, Ducati masih butuh waktu untuk mengembangkan motor Desmosedici GP15.

Iannone dan rekan setimnya, An­drea Dovizioso, saat ini masing-masing duduk di peringkat tiga dan lima pada klasemen sementara pembalap.

Keduanya sukses mengumpulkan total enam podium bagi Ducati sampai pertengahan musim 2015 ini. Meski demikian, Ducati belakangan kerap mengalami masalah teknis.

“Saya tak merasa level persaingan Ducati menu­run, meski di Katalunya dan Assen kami tampil buruk. Kedua sirkuit itu memang selalu sulit bagi Ducati. Per­forma kami pada awal mu s i m m e ­mang bagus, terlalu bagus malahan! Jadi, wajar kalau ekspektasi orang-orang jadi begitu tinggi,” ucap Iannone, diku­tip dari Speedweek, Jumat (24/7/2015).

Baca Juga :  Bogor Today Mobile Legends Tournament Resmi Berakhir, Squad 747 Sabet Juara 1

Iannone pun tetap optimis mena­tap seri berikutnya, yakni MotoGP In­dianapolis yang akan dihelat 9 Agustus 2015.

“Saya rasa performa saya dan motor Desmosedici GP15 masih sama bagus­nya seperti awal musim. Di Indianapo­lis. Kami akan kembali bertarung mem­perebutkan podium,” tuntasnya.

Sementara itu, Andrea Dovizioso masih menunggu gebrakan besar tim­nya pada paruh kedua musim ini. Meski menyatakan bahwa Ducati tak punya masalah teknis yang serius, pebalap Ita­lia ini yakin Desmosedici GP15 masih harus menjalani pengembangan lebih jauh.

Saat ini Dovizioso telah mengoleksi empat podium, namun tiga kali gagal finis membuat posisinya di klase­men pebalap melorot ke pering­kat kelima dengan 87 poin.

Ia bahkan tertinggal 31 poin dari sang tan­dem, Andrea Ian­none yang sukses konsisten finis enam besar di sembilan seri pertama.

Baca Juga :  Bogor Today Mobile Legends Tournament Resmi Berakhir, Squad 747 Sabet Juara 1

“MotoGP musim ini begitu ketat. Kami nyaris meraih kemenangan, tapi level persaingan begitu tinggi. Sangat sulit untuk menang. Kami punya mesin yang sangat bagus, tapi tidaklah sem­purna,” ujar Dovizioso kepada Speed­week.

Meski begitu, DesmoDovi masih memaklumi bahwa Ducati tak mungkin mengalami peningkatan besar dalam sekejap mata.

Mengingat Desmosedici GP15 baru diperkenalkan akhir Februari silam, ia yakin Ducati masih butuh waktu untuk bekerja keras.

“Hal seperti ini wajar, motor kami masih baru. Kami pun mengem­bangkan motor kami selama pekan balap. Kami hanya pu­nya masalah kecil di bebera­pa area. Yang paling krusial adalah traksi,” tutupnya.

(Imam/net)