donat-(3)BOGOR TODAY – Soal keberadaan tikus di display Dunkin Donuts Jalan Siliwangi, Kota Bogor, DPRD Kota Bogor meminta Pemkot Bogor bertindak tegas.

Ketua DPRD Kota Bogor, Untung Maryo­no, meminta Pemerintah Kota Bogor menin­dak tegas perusahaan makanan yang teledor menyajikan makanan untuk konsumen terse­but. Ia mengatakan, jika ada temuan hewan pengerat seperti ini sebaiknya outlet Dunkin Cabang Siliwangi, tutup sementara. Ia men­egaskan, jika jelas-jelas bukti ini benar, maka manajemen Dunkin Cabang Siliwangi, wajib bertanggung jawab. “Saya heran perusahaan internasional masih bisa disusupi tikus. Ini sudah kelewatan namanya,” kata dia.

Baca Juga :  Jalankan Fungsi Pengawasan, Komisi III Sidak Tiga Lokasi Pembangunan Strategis

Menurut Untung, Pemkot Bogor harus mengontrol perusahaan besar seperti ini, jangan sampai lalai menyajikan makanan un­tuk konsumen. Dirinya kembali mengatakan, pemerintah sesuai tupoksi harus menindak tegas perusahaan-perusahaan yang bandel dalam menjalankan bisnisnya di Kota Bogor. “Saya menunggu tindakan tegas dari pemer­intah Kota Bogor, dalam menindak temuan tikus ini,” tegasnya.

Sementara itu, anggota Fraksi Gerindra DPRD Kota Bogor, Mahpudi Ismail men­gatakan, pemkot Bogor, harus berani menin­dak tegas terkait adanya temuan tikus yang ada pada display menu donat untuk disaji­kan kepada konsumen. Dirinya menjelaskan, apa kata masyarakat jika perusahaan besar seperti ini masih teledor dalam menyajikan makanan yang diperuntukan kepada kon­sumen.

Baca Juga :  PDAM Luwu Kabupaten Magetan Pelajari Sistem Layanan Pelanggan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor

Terpisah, salah satu konsumen Dunkin, Muhamad Reza (26), mengaku ketakutan dan was-was. “Jadi takut makan jajanan di Bo­gor,” kata dia.

(Rizky Dewantara)