Untitled-3BANDUNG, Today – Klub sepakbola asal Jepang dan Spanyol membidik Diklat Persib untuk melakukan ker­jasama pengembangan potensi pe­main muda. Perwakilan kedua klub pun sudah melakukan komunikasi awal dengan tim Persib junior ini.

Manajer Diklat Yoyo S. Adiredja mengatakan hingga saat ini masih menunggu rencana pertemuan lanju­tan dengan kedua klub tersebut. Kare­na, sejauh ini ajakan itu masih dalam tahap pembicaraan non formal.

“Baru sebatas obrolan, keseriu­sannya kita tunggu saja. Rencana dalam waktu dekat ada pertemuan. Bagi kita (Diklat Persib,red), selama membuat anak-anak maju untuk masa depannya, kita akan dukung,” katanya usai melihat tim berlatih.

Jika kerjasama ini mencapai ke­sepakatan, maka beberapa pemain akan diboyong ke negara-neegara tersebut untuk meningkatkan kuali­tasnya.

Namun, nama pemain yang sudah dipegang oleh jajaran pelatih belum dapat dipublikasikan.

Baca Juga :  Bogor Today Mobile Legends Tournament Resmi Berakhir, Squad 747 Sabet Juara 1

“Jadi, saat melihat potensi Diklat, mereka ingin ikut membantu mengembangkan potensi para pe­main. Kita intinya dukung, kalau jadi kita juga sudah siap nama-namanya,” ucapnya.

Mulai Genjot Latihan

Diklat Persib akan melakoni dua turnamen pada Agustus mendatang. Selain Cianjur Super League (CSL) untuk Persib U-19, Diklat dihadap­kan turnamen HW Cup XIII di Pe­kalongan, untuk kelompok usia 21 tahun.

Menghadapi itu, Pelatih Diklat Persib Budiman langsung menggen­jot fisik pemain setelah libur Lebaran kemarin. Latihan perdana pada Rabu (22/7/2015) langsung dengan intensi­tas cukup tinggi, tidak hanya Persib U-21 dan U-19 namun juga Pserib U-17.

Budiman mengatakan, latihan akan terus meningkat hingga be­berapa hari kedepan. Hal itu dalam upaya mencapai kondisi prima se­cara cepat.

Baca Juga :  Pesan Taksi Online, Perempuan 19 Tahun Malah Jadi Korban Penculikan

“Pertama menyesuaikan, kita mu­lai ada sedikit latihan ringan. Mung­kin mulai dinaikin menu latihannya nanti hari ini dan Sabtu (besok),” kata Budiman, Jumat (24/7/2015).

Ia cukup optimistis, menu yang diberikan tidak akan membebani pemain. Jika dilihat dari latihan per­dana dan kedua, Budiman tidak me­lihat pemainnya mengalami kemero­sotan kondisi fisik.

Bahkan, dirinya cukup puas me­lihat semangat pemain serta kondisi yang masih terjaga.

“Saya percaya selama libur mer­eka melakukan aktivitas (latihan). Selain mengembalikan kondisi fisik, kita coba mantapkan lagi team work-nya dan taktik strategi,” ungkap Bu­diman.

Minggu depan pada 28 Juli sudah mulai ke taktik, program sampai 25, ia ingin lihat dulu kondisi fisik anak-anak.

(Imam/net)