Foto-HLPARA siswa dan siswi SMK Taruna Terpadu 2 Bogor mengisi waktu liburannya dengan menggelar Pesantren Kilat (Sanlat). Kegiatan ini jelas memberi manfaat dan makna besar bagi pelajar saat libur, selain menambah pagar ibadah saat men­jalankan ibadah puasa.

Oleh: RIFKY SETIADI
[email protected]

Disaat liburan sekolah dan menjalankan ibadah pua­sa menjadi momen yang paling tepat bagi pelajar untuk mengisinya dengan kegiatan positif. Meman­faatkan momen yang luar biasa ini memang perlu didukung berbagai pihak, terlebih lagi momen bulan Ramadhan. Berbagai ganjaran pahala luar biasa yang diperoleh di bulan Ramadhan, tidak ditemui di bulan-bulan lainnya. Itulah sebabnya SMK Taruna Terpadu 2 Bogor, Semplak, Bo­gor menggelar Pesantren Kilat (Sanlat) bagi siswa kelas X hingga kelas XII pada Rabu (8/07/2015) hingga Jumat (10/07/2015) lalu di lingkungan sekolah tersebut, Jl. Raya Salabenda Blk. Telkom Kemang Bogor , RT 005, RW 007, Desa Parakan Jaya, Kecamatan Kemang, Ka­bupaten Bogor.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Abdul Khabir Barokah, S.Pi mengungkapkan kegiatan ini tidak hanya mengisi waktu liburan, tetapi juga merupakan pengenalan awal bagi siswa-siswi baru yang sudah terdaftar di sekolah tersebut. “Kegiatan ini dirancang dengan harapan memperkuat materi pelajaran yang sudah disampaikan di kelas secara intrakurikuler. Jadi tidak hanya pengulangan materi sekolah. Tapi justru mengembangkan materi yang tidak bisa disampaikan di sekolah. Selain itu, bagi siswa baru keg­iatan ini merupakan penyesuaian kuat­nya kegiatan keagamaan yang dibangun di sekolah ini,” paparnya.

Baca Juga :  ITB VINUS Sambangi DPRD Sampaikan Pengembangan SDM Berbasis Pendidikan

Para siswa diajak dalam suasana penuh reliji. Acara ini diawali dengan sho­lat dhuha dan setelah itu dicairkan dengan penampilan marawis dari para pelajar Ro­his, dan dilanjut dengan tausiah dari para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang dengan ikhlas dan rela menguatkan wa­wasan keagamaannya bagi para siswa dan siswinya. Para guru yang memberi tausiyah ini antara lain Ernawati, Indah Permata Hati, Ust. Abdul Mutholib, Ust. Fajar Lutfian, Ust. Ma­man, H. Rosadi, Ust. Dede Iskandar dan M. Deden Sholahuddin. Bahu membahu, para guru memberi motivasi mengenai ibadah, terutama sholat dan puasa.

“Sanlat tahun ini lebih baik dari tahun kemarin karena dapat men­gisi waktu liburan untuk hal yang bermanfaat dan menambah ilmu kami tentang Ibadah . Setidaknya memberi motivasi kepada kami pada ilmu agama yang tadinya kurang, kini semakin bertambah. Selain itu, acara ini dirasakan semakin mempererat tali silaturahmi para pelajar dan mampu mengingatkan para siswa akan pentingnya beribadah,” ujar salah satu siswi, Yohana Cintia Dewi S. Yohana berharap, acara semacam ini tak hanya dilakukan dalam kesempatan Ramadhan saja, tetapi terus berlanjut dalam program rutin karena bermanfaat untuk dunia dan akhirat.

Baca Juga :  Bupati Ade Yasin Klaim 80 Persen Sekolah Sudah Tatap Muka

Hal senada diungkapkan Suci Riyani SR, salah satu siswi yang juga aktif dalam kegiatan Rohis. “Berbagai penambahan materi dan pengetahuan keagamaan ini dapat meningkatkan dan mem­perkuat pemahaman pelajar mengenai agama dan mengaplika­sikannya dalam kehidupan sosial,” ungkapnya. Sementara siswi lainnya, Qori Nuralizah dan Nur Hasanah merasa lebih senang dan gembira karena bertemu dengan orang baru, merasakan hubungan yang hangat seperti dengan adik dan kakak kelas send­iri, lebih enak dan berbeda dengan Sanlat tahun lalu. “Sanlat sek­arang lebih asyik dan menyenangkan,” ujar Qori. Diungkapkan juga oleh Nur Hasanah bentuk dakwah dan tausiyah yang dihad­irkan ini lebih asyik dan terfokus, selain terasa berbeda. “Terasa berbeda karena kegiatan ini menjadi pengisi waktu yang sangat bermanfaat di masa liburan sekolah,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, para pelajar SMK Taruna Terpadu 2 Bogor juga berkesempatan menyantunin anak yatim. Sekurangnya 120 anak yatim-piatu mendapat dukungan dan bingkisan dari para siswa dan siswi, sekolah yang berada di bawah Yayasan Muztahidin Al’ayubi (YMA) Bogor ini. Kegiatan seperti ini mampu menjaga gairah ibadah para pelajar s ebagai pagar ibadah yang indah dan pengisi waktu liburan yang indah.