Untitled-2BANDUNG, Today – Komisaris PT Persib Bandung Bermar­tabat (PT PBB) Kuswara S. Taryono mengatakan, kesanggupan Persib ikut turnamen Piala Indone­sia Satu adalah adanya rekomendasi dari Badan Olahraga Profesional Indo­nesia (BOPI) dan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Meskipun sudah memutuskan ikut, dia belum dapat memastikan turnamen tersebut. Sebab, hingga saat ini pun pihaknya masih menunggu kelanjutan turnamen yang rencananya akan ber­langsung 15 Agustus ini.

“Karena adanya persetujuan dari keduanya (BOPI dan PSSI) makanya Persib bersedia ikut. Tinggal kita masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari pihak panitia pelaksana pertandingan. Jadi kita masih nunggu dulu perkem­bangannya,” kata pria yang juga ber­profesi sebagai pengacara ini.

Ia menjelaskan, perkembangan turnamen yang digagas oleh Mahaka Sports and Entertainment akan sangat menentukan kebijakan yang diambil manajemen. Artinya, sampai saat ini, belum ada kebijakan strategis yang diambil manajemen, termasuk kapan mulai membentuk tim.

Baca Juga :  Bogor Today Mobile Legends Tournament Resmi Berakhir, Squad 747 Sabet Juara 1

“Karena nanti kejelasan dari panitia itu menentukan langkah kita, makan­ya ini kita masih dalam pembahasan internal menyangkut persiapan dan lain-lain. Mudah-mudahan saja turna­mennya berlangsung. Kabarnya, saat ini mereka (Mahaka) juga sedang men­data berapa klub yang akan gabung,” ucapnya.

Sementara itu, manajer tim Persib, Umuh Muchtar menyatakan skuat Maung Bandung sangat antusias me­nyambut penyelenggaraan Piala Indo­nesia Satu.

Sebab, sambung dia, turnamen terse­but sudah dinantikan terutama oleh para pemain, ofisial, dan tim pelatih.

Bahkan, Umuh berharap apabila Piala Indonesia Satu ini bisa menjadi semacam cerminan ataupun sentilan bagi perseteruan antara Menpora, Imam Nahrowi dan PSSI.

Dia berdoa semoga keduanya sadar bahwa kompetisi, turnamen, ataupun pertandingan inilah yang penting bagi sepak bola Indonesia.

“Kalau untuk Persib sebetulnya ti­dak ada masalah, siap saja siapapun yang mengadakan, soalnya kita perlu untuk berjalan lagi, terutama untuk pemain jalan lagi. Mudah-mudahan ini jalan terbaik bisa cepet selesai kisruh,” ujar Umuh, Kamis (9/7/2015).

Baca Juga :  Pesan Taksi Online, Perempuan 19 Tahun Malah Jadi Korban Penculikan

Umuh juga mengharapkan Piala Indonesia Satu bisa terselenggara den­gan lancar. Dia tak ingin pembatalan dan penghentian pertandingan terus terulang, karena akan menimbulkan banyak kerugian.

“Kita pun masih nunggu dari PSSI, dan mana saja yang diizinkan oleh pemerintah dan kepolisian, jangan sampai kaya di Banyuwangi, sudah siap malah nggak boleh,” tukasnya.

Masih menurut Umuh, saat ini kepastian pelaksanaan Piala Indonesia secara jelas sangat dibutuhkan bagi se­tiap klub kontestan.

Sebab, sambung dia, dikhawatir­kan mengganggu psikologis pemain apabila pertandingan lagi-lagi urung terlaksana.

“Ya kan kita harus jelas bagaimana aturannya, bagaimana kontribusi pada pemain dan pemain sudah siap kapan­pun, kalau memang itu sudah jelas,” tandasnya.

(Imam/net)