berita-PKLBOGOR TODAY – PD Pasar Pak­uan Jaya (PD PPJ) Kota Bogor mendesak para pedagang kaki lima (PKL) untuk berjualan di dalam Pasar Kebon Kembang sehingga tidak lagi berjualan di trotoar dan bahu jalan yang se­jauh ini menganggu ketertiban lalu lintas.

Ini dilakukan pasca pem­bongkaran Tempat Penampun­gan Sementara (TPS) Blok A, Dengan selesainya revitalisasi Blok B1, B2 dan terakhir Blok A Pasar Kebon Kembang maka ruang lahan bekas TPS tersebut harus bersih dan Zero PKL.

Direktur Utama (Dirut) PD PPJ Kota Bogor, Andri latif Asikin mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas UMKM dan pihak pengembang, dan menurutnya sejauh ini sudah siap memfasili­tasi untuk pemindahan PKL un­tuk berdagang di dalam pasar. “Saya sudah berkoordinasi den­gan pengembang, antara lain PT Javana dan PT Propindo, sejauh ini mereka sudah siap, lokasi di dalam sudah siap diop­erasikan dan dipergunakan un­tuk berjualan,” kata Andri Latif.

Baca Juga :  Forum Ekonomi Kreatif Kota Bogor Dilantik, Bangun Karakter Anak Muda Masa Depan

Menurutnya, tidak ada ala­san lagi para PKL untuk meno­lak ditempatkan untuk berda­gang di dalam pasar, terlebih dengan memberi alasan belum memiliki uang. Pada tahun 2014 pedagang PKL menolak ditem­patkan berdagang di dalam pasar dengan alasan belum memiliki uang untuk mem­beli kios dan memohon diberi waktu, kemudian di bulan Ma­ret kembali meminta kebijakan tetap berdagang di luar hingga lebaran. “Sekarang tidak ada alasan lagi bagi mereka (PKL-red) untuk menolak ditempat­kan berdagang di dalam pasar, Pak Wali Kota sudah dua kali memberi kebijakan. Kami juga mendapatkan informasi kalau mereka siap membayar sewa untuk tetap berjualan di luar, berarti mereka punya uang un­tuk membayar sewa kepada ok­num untuk tetap berdagang di luar ,” kata Andri.

Baca Juga :  Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Pastikan Air Baku Operasional IPA 50 Liter per Detik

Sementara itu Kasubag Hukum dan Humas PD Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor, Sul­han Kelana Bumi, mengatakan, bahwa Penataan PKL merupak­an salah satu program prioritas Pemkot Bogor dalam pemerin­tahan Bima Arya, hal ini mulai diwujudkan dengan bentuk nyata dengan penataan PKL di Jalan Dewi Sartika dan Jalan Nyi Raja Permas Kota Bogor.

«Ini bagian dari bentuk nyata PD Pasar untuk mensuk­seskan agenda prioritas pak wali, dengan mendorong PKL menjadi pedagang kios dengan masuk kedalam gedung Pasar, kita tidak menggusur tapi hanya menggeser mereka masuk ke­dalam pasar,» tutur Sulhan.

PD Pasar juga sudah men­sosialisasikan melalui spanduk dan lainnya kepada PKL bahwa di beritahukan kepada mereka untuk segera mendaftar di unit Pasar kebon Kembang mulai ke­marin.

(Yuska Apitya Aji)