Untitled-12BOGOR, TODAY – Penunjukkan langsung yang akan dilakukan Sekretariat DPRD Ka­bupaten Bogor untuk pengerjaan renovasi ruang rapat paripurna dipastikan akan rampung pada awal Agustus tahun ini dan surat perintah kerja (SPK) ditargetkan ram­pung pada 10 Agustus 2015.

Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Lay­anan Pengadaan Barang dan Jasa (KLPBJ), Hendrik Suherman sebagai pihak yang dia­jak untuk melakukan korrdinasi oleh Sek­retaris DPRD, Nuradi sebagai pengguna anggaran untuk melakukan penunjukkan langsung.

“Kami targetkan tanggal 10 Agustus un­tuk mengejar proyek itu bisa beres dalam lima bulan kedepan. Komunikasi dengan pengguna anggaran juga terus dilakukan. Karena bisa saja KLPBJ yang melakukan penunjukkan langsung ini,” ujar Hendrik, Rabu (29/7/2015).

Baca Juga :  FIA UI Gelar Pengmas di Bumdes Megamendung

Ia pun mengatakan jika perusahaan yang akan ditunjuk langsung bisa berasal dari peserta yang sebelumnya gagal dalam lelang atau dari pihak luar selama mereka bisa memenuhi persyaratan yang diminta oleh pengguna anggaran.

“Makanya komunikasi dengan sekwan terus dilakukan. Selain itu, secara teknis, pokja kami jug melakukan kajian untuk penunjukkan langsung ini. Untuk syarat­nya, perusahaan itu harus padat modal, profesional dan memiliki pengalaman dalam menangani proyek diatas liam mil­iar,” ungkapnya.

Menurutnya, split proyek senilai lebih dari Rp 17 miliar itu tidak perlu dilakukan karena dari hasil kajian pekerjaan bisa rampung pada Desember dengan catatan proses pengerjaan dibagi dalam dua shift. “Masih bisa selesai itu dalam lima bulan asalkan dibagi dalam dua shift atau siang malam pengerjaanya,” tegas Hendrik.

Baca Juga :  Peringati Hari Pohon Sedunia, Rimba dan Lintas Komunitas Pencinta Alam Tanam Pohon di Gunung Kuta

Sebelumnya Sekwan, Nuradi mengung­kapkan, pengerjaan itu bisa tetap dilak­sanakan di tahun ini, sehingga anggaran yang disiapkan tidak hangus. “Bisa saja kita split dulu menjadi sebagian kegiatan. Misalnya strukturnya dulu untuk tahun ini. Paling tidak ada yang bisa dikerjakan dulu meski tidak rampung semuanya,” ungkap­nya.

(Rishad Noviansyah)