20140110_225652_jajang-sukmaraBANDUNG, Today – Rajin menjalankan puasa sunah, membuat pemain belakang Persib Bandung, Jajang Sukmara terbiasa menjalani latihan di saat berpuasa seperti di Bulan Ramadan. Setiap sore sambil ng­abuburit, dia tak pernah absen menjaga kebugarannya.

“Kadang-kadang tapi enggak sering. Pernah nyobain puasa Senin-Kamis jadi pernah ngerasain latihan sambil puasa,” kata Jajang.

Karena tidak ada agenda bersama tim, Jasuk kerap bergabung dengan teman satu kampung untuk melakukan futsal. Selain itu, dia pun selalu menjadwalkan jogging agar fisiknya tidak menurun.

“Mungkin latihan sendiri, paling sore kebanyakannnya mendekati buka. Ya kalau sendiri paling jogging, kalau sama temen ya main di lapangan bola sama futsal. Sama anak-anak di lingkungan kampunglah,” katanya.

Baca Juga :  Pesan Taksi Online, Perempuan 19 Tahun Malah Jadi Korban Penculikan

Melakukan kegiatan olahraga selama puasa dikatakan Jasuk memang pasti cen­derung lebih lemas. Tapi, karena sudah terbiasa membuat dia tidak telalu lelah.

“Mungkin bedanya paling dari latihan­nya kalau dalam keadaan puasa. Kalau capek sih gak terlalu, hanya pasti ada per­asaan lemes saja,” ungkap dia.

Agar tidak lemas, Jasuk punya kiat tersendiri. Yang terpenting adalah men­jaga makanan saat sahur dan berbuka puasa. Jajang mengatakan, menu buah-buahan wajib ada di meja makan selama Ramadan ini.

“Paling sahur banyak konsumsi buah sama air minum. Makanan sih intinya yang harus dijaga,” kata dia.

Pada Bulan Ramadan tahun lalu, tim­nya memang tetap menjalani latihan. Karena itu, dia menggaku telah terbiasa menjalani latihan disaat puasa.

Baca Juga :  Bogor Today Mobile Legends Tournament Resmi Berakhir, Squad 747 Sabet Juara 1

“Sebagai pemain bola kan tahun ke­marin juga sebelum kompetisi kayak gini, latihan tetap berjalanan. Jadi sudah biasa lah. Sudah tahu siasatnya harus kayak gi­mana biar kondisi tetap fit,” ujarnya.

Selama timnya vakum, memang para pemain tidak diberikan mandat untuk mengolah fisik secara pribadi. Tapi, seb­agai pemain profesional dia merasa harus tetap memantapkan performa, agar siap ketika tenaganya dibutuhka tim.

“Sebenarnya sih kalau itu inisiatif pe­main. Kita kan profesional jadi kita harus jaga kebugaran sendiri, gak perlu lah disuruh sama pela­tih. Harus dari kesadaran diri sendiri,” tutur pemain jebolan Persib U-21 ini.

( Imam / net)