Untitled-2BANDUNG, Today – Dokter tim Persib, Rafi Ghani mengatakan bahwa sejauh ini para punggawa Maung Bandung ti­dak ada yang cedera ketika bermain tarkam.

Bahkan menurutnya bermain di kom­petisi amatir itu sengaja dilakukan supa­ya kebugaran mereka tetap terjaga meski tidak lagi rutin berlatih bersama tim.

Rafi sendiri terus berinteraksi dengan para pemain dan diakui olehnya bahwa sampai saat ini Atep dan kawan-kawan masih fokus menjaga kebugaran mereka.

“Kebugarannya menurun, tapi saya yakin mereka pemain profesional, saya masih berhubungan dengan mereka. Mereka juga masih menjaga kebuga­ran,” ujarnya saat diwawancara lewat sambungan telepon, Senin (27/7).

Bahkan Rafi kerap dihubungi oleh pemain untuk menemani mereka men­golah tubuh. Dokter dengan paras arab itu pun memuji sifat profesionalisme mantan pemain Persib di tengah ber­hentinya kompetisi.

“Seperti tadi pagi ada Atep, Dedi Kus­nandar dan beberapa pemain lagi nga­jakin untuk fitness. Mereka tahu persis menjaga kebugaran dan stamina itu penting jadi mereka menjaga aktifitas­nya agar tetap bugar,” lanjutnya.

Baca Juga :  Bogor Today Mobile Legends Tournament Resmi Berakhir, Squad 747 Sabet Juara 1

Dia optimis Persib akan tetap solid saat nanti berkumpul mengingat kondisi fisik pemain tetap bugar. Terdekat Persib dikabarkan siap meladeni Arema Cronus pada 11 Agustus di laga persahabatan se­belum terjun di Piala Indonesia Satu.

Rafi menilai kemampuan tim akan tetap mumpuni karena kekompakan tim masih terjaga. Tinggal kemampuan tim pelatih dalam meramu strategi di lapangan.

“Untuk 11 Agustus kalau saya pikir kondisi fisik mereka kan dia jaga, wa­lau tidak bersama klub. Paling mungkin ini mah pemikiran saya kan ada pela­tih fisik, ada pelatih kepala. Jadi untuk tanggal 11 nanti tinggal menggenjot ke­mampuan tim,” pungkasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan tidak akan melakukan tes medis bagi Atep dan kawan-kawan jika nanti mereka berkumpul kembali. Dia hanya akan memeriksa kesehatan pemain pasca li­bur panjang.

Baca Juga :  Pesan Taksi Online, Perempuan 19 Tahun Malah Jadi Korban Penculikan

“Ah medical check up mah engga ada, paling juga ya pemeriksaan yang biasa saja yang sederhana. Ya secara umum saja, kalau sampai pemeriksaan ke laboratorium mah engga,” ujar Rafi.

Dokter yang sudah 5 tahun menan­gani kesehatan pemain Persib itu pun sampai saat ini terus memantau kiprah awak Maung Bandung.

Itu lantaran mayoritas pemain me­milih untuk terjun di laga tarkam (antar kampung). Beruntung menurut Rafi, ti­dak ada pemain yang menderita cedera di pertandingan yang sifatnya amatir.

“Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada kabar atlet yang cedera kalau ikut tarkam,” lanjutnya.

Rafi sendiri sejauh ini masih menan­tikan perkembangan kelangsungan Pi­ala Indonesia Satu. Karena statusnya di Persib sendiri sejatinya sedang diputus kontrak akibat terhentinya kompetisi. “Masih menunggu, saya juga belum ada kabar, baru ada selentingan tapi yang pastinya belum,” tukasnya.

(Imam/net)