Galeri-Aksi-(10)POTENSI mahasiswa dan mahasiswi Universitas Pakuan (UNPAK) Bogor mulai merambah ke berbagai bidang. Tak terkecuali di bidang keagamaan. Itulah yang dibuktikan oleh Deshi Dwi Santunia yang maju sebagai bibit baru ustadzah di Indonesia.

Oleh: RIFKY SETIADI
[email protected]

Banyak stasiun televisi menyiarkan ajang pencar­ian bakat. Kebanyakan ajang ini berupa pencarian bakat di bidang musik. Tapi, berbeda dengan pen­carian bakat yang diselenggarakan di Indosiar. Di bulan Ramadhan, ajang mencari bibit baru untuk dijadikan para ustadz dan ustadzah di Indonesia merangkak mencuri perhatian pemirsa.

Ajang bernama Akademi Sahur Indosiar atau disingkat AKSI ini sudah memasuki tahun ke-3. Pertama kali ajang ini tayang di Indonesiar sejak 2013. AKSI Indosiar yang di­tayangkan secara langsung mulai dari jam 2 dini hari sampai menjelang subuh selama bulan puasa ini telah memasuki babak eliminasi. Tak main-main, AKSI Indosiar 2015 meng­hadirkan para juri handal seperti Mamah Dedeh, Ustad Subki Al-Bughury, Ustad Wijayanto dan Ustad Akhmad Al-Habsyi, ditambah juri tamu Ustad Candra Malik. Pro­gram ini dipresenteri oleh host Rina Nose, Irfan Hakim dan Aa’ Abdel. Grand Final AKSI Indosiar 1 yang dimulai tahun 2013 dimenangkan oleh Zaky Mubarok asal Kediri, di tahun berikutnya, 2014, dimenangkan oleh Mumpuni, kon­testan asal Cilacap. Di tahun ini, AKSI Indonesiar 2015 terbagi menjadi 4 kloter dari 32 besar.

Dalam kesempatan itulah, Deshi Dwi Santunia, wanita kelahiran Sukabumi 8 Desember 1993 muncul menjadi sosok yang mengejutkan. Dari 4000 orang peserta se­luruh Indonesia yang mengikuti audisi ini, mahasiswi Managemen Keungan Fakultas Ekonomi UNPAK Bogor ini akhirnya lolos dalam 30 besar. Deshi akan tampil di Indosiar pada Senin (06/07/2015) pukul 02.00 – 05.00 WIB, di hadapan pemirsa, para pendukungnya, baik warga Bogor, Sukabumi dan terutama civitas akademika UNPAK Bogor. “Ini pengalaman pertama kali aku mera­sakan audisi. Melihat begitu banyak ustadz dan ustadzah yang bagus pemahaman agamanya, aku sempat merasa gak pe-de. Tapi kembali ke niat awal, ingin membahagiakan orangtua. Semoga ini adalah jalan­nya. Amiin,” ungkap gadis cantik, putri dari Yayat Suryatna dan Tika Tuti Resmiati yang merasa bang­ga sebagai anak nelayan di Jampang, Sukabumi.

Baca Juga :  Pelecehan Seksual di Kampus, Jadi Bahan Diskusi Simpul Kajian Literasi Indonesia

Rektor Universitas Pakuan Bogor, Dr. H. Bibin Rubini, M.Pd, mendukung penuh kiprah maha­siswinya dalam ajang positif ini. Dengan penuh keterbukaan, Bibin menerima Deshi secara khusus di Ruang Rektor pada Selasa (30/06/2015), kema­rin. Ia berpesan agar Deshi banyak membaca dan menyikapi kesempatan ini sebagai proses pendidi­kan. “Pendidikan memang harus dilakukan secara sinergis dan terintegrasi, mulai dari pendidikan di keluarga pendidikan sosial di masyarakat hingga pendidikan formal. Semua pihak harus saling mendukung,” ungkap Bibin. Ia juga menegaskan keberhasilan pendidikan akan sangat baik jika dilakukan dengan pemberlakuan nilai pendi­dikan yang berkua l i t a s , konsisten dan ko n s e ku e n . “Masyarakat I n d o n e s i a yang meru­pakan mayori­tas muslim seharusnya berbanding lurus, baik sisi spiritual maupun sisi sosial,” paparnya. Dalam suasana penuh kehan­gatan itu, Bibin juga ikut menyampaikan berbagai referensi yang bisa dijadikan bahan untuk penampilan Deshi di ajang tersebut.

Tak hanya Bibin, Ketua Yayasan Pakuan Siliwangi H. Subandi Al Marsudi, SH juga ikut menerima dan mendu­kung kiprah Deshi dalam ajang ini. Menurutnya, kampus UNPAK Bogor tentu merasa bangga dan menyambut baik prestasi setiap mahasiswa di lingkungannya. “Upayakan terus untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” pesannya. Berkaitan dengan itu, Bibin ikut mendukung. Ia bahkan siap memberikan dukungan bea­siswa bagi mahasiswa UNPAK yang berprestasi seperti Deshi.

Baca Juga :  Pelecehan Seksual di Kampus, Jadi Bahan Diskusi Simpul Kajian Literasi Indonesia

Seperti pada umumnya ajang pencarian bakat, dalam siaran acara AKSI Indosiar juga akan melibatkan pemirsanya untuk mendukung jagoannya melalui poll­ing SMS. Sebab itulah, Bibin beserta seluruh keluarga besar Universitas Pakuan Bogor berkenan untuk men­dukung kiprah Deshi. Dukungan itu dikirimkan melalui SMS ke 98888 untuk Telkomsel dan SMS ke 97288 untuk XL dan Indosat dengan mengetik AKSI-spasi-DESHI. “Banyak hal yang tidak disangka-sangka akhirnya mn­jadi nyata sekarang. Bisa menyampaikan tausiah dan disaksikan banyak orang. Sekarang, alhamdulillah mendapat dukungan langsung dari Rektor dan Pimpi­nan Universitas Pakuan Bogor. Dengan segala keren­dahan hati, meski tak banyak ilmu yang dimiliki, aku berusaha semampuku dan menyampaikan terimaka­sih atas semua dukungan ini,” ungkapnya.

Dukungan juga disampaikan oleh rekan-rekannya di kampus UNPAK Bogor. Devi Erviana Muharam, mahasiswa Ilmu Hukum FH Unpak Se­mester 8, kelahiran Sukabumi, 2 Juli 1993 berharap Deshi suk­ses dan tetap semangat untuk berusaha. “Terpenting niat dan tujuannya baik,” ungkap Devi. Sementara Latifah Ulfah, sa­habat Deshi di Jurusan Mana­jemen Perpajakan, FE Unpak mengungkapkan agar Deshi jangan mau kalah sama yang lain. “Deshi harus punya ciri khas sendiri, harus lebih per­caya diri dan isi tausiahnya harus semakin padat dan berisi, lebih lugas, sehingga bisa dinikmati semua kalangan,” ujar gadis kelahiran Bogor, 16 Juni 1994 itu. Harapan itu, menjadi bentuk ke­banggaan bagi keluarga besar UNPAK. Demikian juga do’a yang mewujud sebagai bentuk cinta yang diam-diam mengantarkan sang putri nelayan menuju sukses di samudera penuh bintang.


1 KOMENTAR

Comments are closed.