Berita-2BOGOR, Today – Persatuan Bola Basket Seluruh Indone­sia (Perbasi) Kota Bogor ma­kin selektif dalam memilih atlet dan pelatih untuk meng­hadapi Pekan Olahraga Dae­rah Jawa Barat (Porda Jabar) XIII/2018 mendatang.

Berkaca dari kegagalan tim basket putra di kancah PORDA XII/2014 di Kabupat­en Bekasi lalu. Sehingga Per­basi Kota Bogor masih meny­isakan Pekerjaan rumah (PR) besar di sisi pembinaan atlet.

“Pembinaan atlet harus menjadi perhatian utama. Walaupun ajang Porda Jabar masih jauh. Namun bila ber­bicara soal pembinaan atlet, itu harus dimulai sedari seka­rang,” kata Ketua Pengurus Cabang (Pengcab), Eka Wi­bisana.

Eka juga mengaku bakal selektif dalam penjaringan atlet dan pelatih. ”Pengala­man pahit di ajang PORDA yang lalu, memang harus dijadikan pengalaman yang sangat berharga. Untuk itu, kami dari pengurus akan lebih selektif lagi dalam me­milih atlet dan juga pelatih yang akan kami masukkan kedalam tim Kota Bogor,” ujarnya.

Baca Juga :  Bogor Today Mobile Legends Tournament Resmi Berakhir, Squad 747 Sabet Juara 1

Selain itu, dirinya pun akan meminta kepada selu­ruh pengurus agar bisa mem­pererat hubungan dengaan klub anggota pengcab. Koor­dinasi tersebut, dari sudut pandang dirinya memang sangat penting, agar tidak adalagi klub yang merasa ‘tersakiti’ serta sebagai an­tisipasi tidak ada atlet yang hijrah ke daerah lain.

Karena, kata dia, adanya anggapan ‘pengkotak-kotak­kan’ itu diawali karena tidak berjalannya komunikasi di­antara kedua belah pihak. Yang bisa bisa memuncul­kan kecemburuan dari pihak klub yang merasa dianak­tirikan. ”Saya tak ingin atlet kabur ke daerah lain, itulah pentingnya komunikasi yang harus dijalin oleh pengurus yang baru dengan klub ang­gota pengcab,” katanya.

Baca Juga :  Pesan Taksi Online, Perempuan 19 Tahun Malah Jadi Korban Penculikan

Lebih lanjut Eka man­gatakan bahwa pihaknya akan lebih menggenjot lagi turnamen lokal yang digelar di Kota Hujan dengan me­nyasar kalangan usia pelajar. Terutama turnamen basket putri yang selama ini dini­lainya masih kurang intensi­tasnya.

“Sebenarnya Kota Bogor itu punya segudang atlet bas­ket baik putra maupun putri. Kualitas dan talenta terpen­dam yang mereka miliki san­gat bagus. Bagaikan berlian yang belum terasah. Maka dari itu perlu banyak turnamen untuk bisa mengasah benih-benih itu,” pungkasnya.

(Adilla Prasetyo Wibowo)