IMG_4283BOGOR, Today – Prestasi yang ditorehkan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bogor tengah men­galami penurunan. Melem­pemnya prestasi IPSI telah berlangsung selama sembilan tahun terakhir. Hal tersebut diungkapkan oleh Pelatih IPSI Kota Bogor, Lies Ismori.

”Saya melihat penurunan ini terjadi akibat tidak adanya hubungan yang baik antara wa­dah dan perguruan. Sehingga proses pembinaan atlet men­jadi mandeg. Berimbas pula pada prestasi yang dicapai di tiap kejuaraan dan turnamen yang diikuti,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan­nya, pasca Pekan Olahraga Daerah Jawa Barat (Porda Jabar) X/2006 silam di Ka­bupaten Karawang, prestasi perolehan medali emas un­tuk IPSI Kota Bogor terus menurun. Terlebih dengan kepengurusan periode 2014- 2017 yang dinilai tidak ada gebrakan untuk kembali membangkitkan semangat mengejar prestasi.

Baca Juga :  Pesan Taksi Online, Perempuan 19 Tahun Malah Jadi Korban Penculikan

Menurut Lies, Kurangnya kesinambungan, membuat pro­gram pembinaan tidak bejalan. Prestasi yang terus menurun hingga saat ini diakibatkan ti­dak adanya kekompakan an­tara wadah, dan perguruan.

“Prestasi pencak silat di Kota Bogor terus menurun, penurunan prestasi tersebut sudah terjadi sejak Porda Jabar X/2006 yang digelar di Kabupaten Karawang. Berkurangnya perolehan medali emas yang dicapai ini juga terus berimbas hingga ta­hun 2010-2014, tidak berjalan­nya program latihan yang baik, sistematis, dan kurang­nya rasa berkesinambungan menjadi salah satu faktor uta­ma,” jelas Lies.

Baca Juga :  Bogor Today Mobile Legends Tournament Resmi Berakhir, Squad 747 Sabet Juara 1

Untuk membangkitakan pencak silat di Kota Bogor, perlu adanya gebrakan yang harus dilakukan IPSI Kota Bo­gor. Salah satunya, mengem­balikan rasa persaudaraan yang kokoh serta memper­satukan seluruh perguruan pencak silat, dan buat event kejuaraan.

“Untuk kembali menggai­rahkan pencak silat, perlu ad­anya kekompakan dari setiap perguruan. selain itu, perlu adanya event kejuaraan agar tidak vakum seperti sekarang ini,” pungkasnya.

(Adilla Prasetyo Wibowo)