BANDUNG, Today – Setelah Net TV, salah satu sponsor Persib lain­nya memutuskan untuk lepas dari jersey tim Maung Bandung.

Dari 13 perusahaan pendukung Persib, kini menyisakan 11 perusa­haan yang masih berpegang pada komitmennya.

Direktur Operasional PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Ri­sha Adhi Widjaya menyebut hal itu sebagai dampak dari vakum­nya sepak bola Indonesia akibat kisruh antara PSSI dengan Men­pora hingga berujung pada jatuh­nya sanksi dari FIFA.

“Sejauh ini sudah ada dua sponsor yang memutuskan kerja sama dan selesai dengan kita,” kata Risha saat ditemui di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Bandung, Kamis (23/7).

Mengenai identitas perusahaan tersebut, Risha memilih untuk ti­dak menyebutkan. “Gak perlu saya bilang namanya apa, yang pasti dua itu sudah termasuk Net tv,” tegasnya.

Pada kompetisi 2015, PT PBB berhasil menjalin kesepakatan dengan 13 perusahaan, dan 17 logo dari seluruh sponsor terse­but menghiasi jersey Persib mulai dari bagian dada, lengan, hingga bagian punggung.

Dari 11 perusahaan tersisa, menurut Risha beberapa di anta­ranya ada yang bertahan sesuai kesepakatan awal, namun ada juga bernegosiasi meminta per­syaratan tambahan.

“Untuk sponsor yang jalan sama kita sebagian besar masih. Memang yang memutuskan sele­sai juga ada, yang lanjut dengan syarat juga ada,” ungkapnya.

PT PBB juga terus berupaya melakukan negosiasi dengan pi­hak sponsor, terutama mengha­dapi agenda terdekat menyambut turnamen Piala Indonesia Satu, yang diharapkan secepatnya ada kepastian penyelenggaraannya.

“Masih ada harapan dengan 11 sponsor lain. Kita berharap ban­yak ke Piala Indonesia Satu, kare­na itu ajang untuk kita melanjut­kan kerja sama dengan sponsor,” tukasnya.

Dipaparkan Risha, jika saat ini Piala Indonesia Satu menjadi satu-satunya harapan Persib un­tuk diandalkan dalam melaku­kan negosiasi kepada pihak sponsor.

Apabila Mahaka Sports and Entertainment urung meny­elenggarakannya, dia memas­tikan PT PBB akan sangat ke­sulitan.

“Kita nego dulu bagaimana nanti kalau Piala Indonesia Satu jadi main, mungkin nanti juga akan ada nego ulang kalau (Piala Indonesia Satu) batal. Tapi ini pasti akan jadi masalah buat Persib,” pung­kasnya.

(Imam/net)