donat-tikusDPRD Kota Bogor bakal memperkarakan manajemen Dunkin Donuts Cabang Siliwangi, Jalan Siliwangi, Kecamatan Bogor Timur. Ini terkait keteledoran pihak manajemen dalam pengelolaan kuliner bertaraf Internasional itu. Adanya tikus pada menu display donat dinilai sebagai keteledoran manajemen dalam market sale.

Oleh : Rizky Dewantara
[email protected]

Ketua Komisi D DPRD Kota Bogor, Ujang Sugandi, men­gatakan, awal pekan depan akan meyidak tempat terse­but untuk mengklarifikasi temuan hewan perekat yang disinyalir ada unsur kesengajaan lantaran sistem quality control yang lalai.

Baca Juga :  Pimpinan DPRD Panen Raya Bersama Warga

“Pasti akan kami tindak, soalnya ini menyangkut kesehatan bagi orang banyak, jika dibiarkan akan berbahaya,” kata Politikus PDIP itu.

Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD Kota Bogor, Ahmad As­wandi mengatakan, tentang temuan adanya tikus pada menu donat yang akan dikonsumsi kepada konsumen. Dirinya merasa kecewa, seharusnya kejadian ini tidak terjadi, pelayanan kepada pelanggan harus diutamakan. “Hal ini sangat merugikan pelanggan, jangan sampai masalah ini dibiarkan,” kata politikus yang akrab disapa Ki­wong itu.

Baca Juga :  IPB Survei Kepuasan Pelanggan Tirta Pakuan, ini Hasilnya

Menurutnya, legalitas dan standar keamanan produk di Dunkin Donuts Siliwangi patut dipertanyakan. “Harus ada tindaklanjut. Kami berencana memperkarakan ke tingkat pusat (kemenkes),” kata dia.

Dikonfirmasi, Area Manager Bogor Dunkin Donuts, Syarief, sam­pai sekarang tak berkenan menjawab, bahkan terkesan membiar­kan pemberitaan ini. (*)