JAKARTA, TODAY — Yuliana (30), warga Bogor melahirkan bayi di dalam bus Murni Jaya jurusan Kampung Rambutan-Merak, Rabu (1/7/2015) pagi. Ia lalu dibawa ang­gota Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya ke Biddokes Polda Metro Jaya. Anggota PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, Briptu Hermanto, menuturkan, peristiwa unik itu terjadi sekitar pukul 09:00 WIB. Saat itu, ia dan rekannya Brigadir Agus Susilo tengah menjaga lalu lintas di depan Mapolda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta.

“Kemudian kernet turun dan mendekati kami, dia meminta pertolon­gan bahwa di dalam bus ada ibu yang mau melahirkan,” kata Hermanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/7/2015).

Hermanto mengatakan, posisi bus bernopol A 7661 KC yang hendak ke Merak itu sudah melewati gerbang Polda Metro Jaya ketika sang sopir meminta pertolongan. “Pada saat mau dievakuasi, kepala bayinya ternyata sudah nongol, menurut keterangan neneknya,” ucapnya.

Baca Juga :  Kementerian Sosial RI Gelar Gebyar Inklusif Hari Disabilitas Internasional 2021 di Bogor

Lantaran Yuliana itu sudah tinggal mengejan sedikit lagi, akhirnya petugas lantas mengawal mundur bus yang men­gangkut Yuliana dan penumpang lain­nya, masuk ke Markas Polda Metro Jaya. Yuliana dibawa ke Gedung Dokkes Polda Metro Jaya. Namun, beberapa meter se­belum masuk ke Gedung Dokkes Polda Metro Jaya, bayi Yuliana lahir.

Bayi Yuliana yang lahir bertepatan dengan HUT ke-69 Bhayangkara ini, lan­tas diberi nama. “Kasih nama Bhayang­kari saja ya,” usul Kabid Dokkes Polda Metro Jaya Kombes Pol Musyafak kepada Maemunah, nenek bayi di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/7/2015).

Baca Juga :  PWI Kota Bogor Akan Sambut Kedatangan Tim Jelajah Kebangsaan Wartawan Pada HPN 2022

Maemunah hanya celingukan. Musya­fak lalu memberi penjelasan bahwa hari ini bertepatan lahirnya cucu Maemunah itu adalah hari jadi Polri. “Mudah-mudahan nanti besar jadi Polwan, Bu,” kata Musyafak yang kemudian diamini oleh Maemunah.

Bayi Yuliana melahirkan secara nor­mal dan sehat dengan panjang sekitar 35 cm dan berat 3 Kg. Ia semula bersama ibunya, Maemunah, anak pertamanya serta adik dan keponakannya hendak pu­lang kampung ke Negarabatin, Jabung, Lampung Timur.

Menurut Musyafak, nama yang diberi­kan kepada bayi Ibu Yuliana ini mengand­ung doa dan penuh makna. “Syahrini itu mengandung doa dan namanya popular seperti artis Syahrini. Murni karena dia lahir di bus Murni Jaya, Bhayangkari Wati karena lahirnya di Hari Bhayangkara,” jelas Muusyafak.

(Yuska Apitya Aji)