20140104_192814_tony-sucipto-pemain-persib-bandungBANDUNG, Today – Masih meny­isakan rasa penasaran, membuat Yandi Sofyan memprioritaskan Persib jika kompetisi musim 2016 kembali bergulir.

Menurutnya, setelah direkrut awal musim 2015 lalu, dirinya hanya bertahan sekitar lima bu­lan, sebelum akhirnya putus kon­trak bersama PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB).

Yandi mengatakan, selain ma­sih penasaran karena baru seben­tar membela Maung Bandung, suasana nyaman dan kekeluar­gaan yang luar biasa membuatnya betah dengan kondisi tim kebang­gaan Jawa Barat ini. Terlebih, Pers­ib tim kebangaannya sejak kecil.

“Saya betah di Persib, bisa dekat dengan keluarga juga, main di daerah sendiri. Dan saya baru sekitar lima bulan bergabung malah seperti ini, nyesek. Jadi saya ingin prioritaskan Persib,” kata Yandi.

Beberapa pemain memang berancang-ancang pentas di kom­petisi luar negeri. Namun, jebolan Brisbane Roar (Australia) ini be­lum kepikiran melanjutkan karier sepak bolanya di luar Indonesia.

Baca Juga :  Pesan Taksi Online, Perempuan 19 Tahun Malah Jadi Korban Penculikan

Terlebih, saat ini masih belum ada yang menawarkan untuk merumput di luar. “Belum ada yang nawarin tapi kita lihat dulu saja perkembangan kedepannya sepak bola Indonesia seperti apa. Memang dari pertama diputus kontrak juga saya masih mempri­oritaskan Persib,” ungkapnya.

Senada diungkapkan oleh Tony Sucipto, yang tetap berkomit­men untuk kembali membela tim Maung Bandung saat sudah ada kejelasan tentang kompetisi atau pun turnamen.

Tony yang sudah membela Pers­ib sejak 2011 itu mengatakan, masih punya cita-cita yang belum digapai bersama Pangeran Biru dan masih merasa bahagia untuk tetap ber­tahan dengan tim yang bermarkas di Si Jalak Harupat tersebut.

Baca Juga :  Bogor Today Mobile Legends Tournament Resmi Berakhir, Squad 747 Sabet Juara 1

“Persib tetap prioritas saya di musim depan. Saya masih punya cita-cita yang belum tercapai ber­sama Persib, salah satunya adalah mempertahankan gelar juara. Mudah-mudahan juga kecapaian bisa berjuang lagi cari prestasi di level Asia,” urai sosok yang juga membela timnas Indonesia itu, dilansir laman resmi klub.

Vakumnya kegiatan kom­petisi membuat Tony leluasa menjalankan bisnis kuliner mi­liknya di Bandung. Sesekali, ia pun masih bermain futsal untuk menjaga kondisi dan kebugaran.

“Sisanya paling di rumah saja, sesekali ngecek ke tempat usaha, karena dua-duanya juga sudah ada yang ngejalankan juga. Jadi kesana datang menjelang buka puasa, sambil ngecek sambil buka puasa di sana,” pung­k a s n y a .

( Imam / net)