donat-(5)BOGOR TODAY – Hasil sidak DPRD Kota Bogor ke Dunkin Do­nuts Siliwangi di Jalan Siliwangi, Kecamatan Bogor Timur, oleh DPRD Kota Bogor, belum dieval­uasi pada manajemen Dunkin Siliwangi. Buktinya, outlet terse­but masih buka. Padahal, DPRD Kota Bogor meminta agar otlet ditutup sementara.

Anggota fraksi Gerindra, Mahpudi Ismail, mengatakan, manajemen Dunkin Siliwangi, harus bertangung jawab atas kejadian itu. Ia menegaskan, kepada pihak Dunkin, penan­ganan hama ditempat tersebut perlu dipertanyakan baik dari mekanisme kerja dan pertang­gungjawaban jika ada temuan tikus seperti ini.

Baca Juga :  Ini Struktural MWC NU Kecamatan Bogor Tengah Masa Khidmat 2021-2026

Menurut Mahpudi, Dunkin adalah perusahaan internasi­onal harusnya bisa lebih men­jaga kebersihan pada outletnya. Dirinya menambahkan, hal ini yang perlu diperhatikan pemer­intah Kota Bogor, untuk me­mantau perusahaan makanan yang ada di Kota Bogor.

“Masa kalah sama warteg. Warteg aja jarang ada tikusnya. Ini Dunkin disusupi tikus, ha ha ha,” ujarnya.

Terpisah, Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indone­sia (YLKI) Pusat, Tulus Abadi, menegaskan, Dunkin Donuts cabang Jl. Siliwangi Bogor, tel­edor. Dirinya mengatakan, patut dipertanyakan pengenda­lian mutu atau kualitas (Quality Control), yang dilakukan pihak Dunkin Donuts cabang Jl. Sili­wangi Bogor.

Baca Juga :  Data Kependudukan Memerlukan Kebaharuan

Menurut Tulus, kejadian ini berdampak pada kenyamanan konsumen yang akan meng­komsumsi produk tersebut. Ia menjelaskan, hal ini jelas akan membuat jelek nama besar Dunkin Donuts, yang sudah ter­sohor diseluruh dunia.

“Hal ini berpotensi meru­gikan konsumen, atas temuan tikus yang ada pada menu donat untuk disajikan kepada konsumen,” ujarnya, saat di­hubungi Bogor Today.

(Rizky Dewantara)