Untitled-13Terkait temuan tikus pada display menu yang disajikan Dunkin Donuts, yang terletak di Jl. Siliwangi No. 29, Bogor Timur, Kota Bogor. Membuat Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), angkat bicara perihal masalah tikus ini.

Oleh : (Rizky Dewantara)

Pihaknya bahkan heran pe­rusahaan retail donat ber­taraf internasional tersebut bisa kecolongan dengan ulah hewan pengerat itu yang bisa bebas berkeliaran pada sa­jian yang siap jual kepada konsumen.

Ketua Yayasan Lembaga Kon­sumen Indonesia (YLKI) Pusat, Tulus Abadi, menegaskan, Dunkin Donuts cabang Jl. Siliwangi Bogor, teledor. Dirinya mengatakan, patut dipertan­yakan pengendalian mutu atau kuali­tas (Quality Control), yang dilakukan pihak Dunkin Donuts cabang Jl. Sili­wangi Bogor.

Baca Juga :  Susuri Perkampungan, Atang Ajak Warga Jaga Kebersihan dan Lingkungan

Menurut Tulus, kejadian ini ber­dampak pada kenyamanan konsumen yang akan mengkomsumsi produk tersebut. Dirinya mengatakan, hal ini jelas akan membuat jelek nama besar Dunkin Donuts, yang sudah tersohor diseluruh dunia.

“Hal ini berpotensi merugikan konsumen, atas temuan tikus yang ada pada menu donat untuk disajikan kepada konsumen,” ujarnya, saat di­hubungi Bogor Today.

Dijelaskan Tulus, konsumen me­miliki hak atas kenyamanan, ke­amanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang atau jasa. “termasuk mendapat produk yang terjamin kesehatanya, kebersihan­ya,” Tandasnya.

Baca Juga :  Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Pastikan Air Baku Operasional IPA 50 Liter per Detik

Sementara itu,Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bogor, Mangahit Sinaga mengatakan, kecewa atas hasil laporan yang diper­oleh dan akan ditindak dengan cepat.

Dirinya menegaskan, akan mem­peringati dan harus ada tindakan dari pihak Dunkin Donuts terkait masalah tersebut.

“Besok tolong temui saya di­kantor, untuk menyerahkan bukti foto tikus yang ada dimenu donat,” ujarnya, kepada wartawan Bogor To­day.

Selain itu, berikut hak-hak kon­sumen menurut YLKI