ismet-ali-1Hari Senin ini, merupakan hari per­tama kerja setelah libur seminggu merayakan hari ke­menangan. Banyak harapan agar pua­sa sebulan penuh dapat mentransfor­masikan spiritual kita menjadi karyawan atau ke­pala dinas yang meningkat integritasnya.

Integritas biasanya ditunjuk­kan dengan self confidence (per­caya diri), tampil cerdas, mum­puni dan selalu bekerja dengan sikap profesional. Integritas akan menampilkan perbedaan, lebih mandiri, mempunyai inisiatif dan kreatif. Akibatnya mudah mem­posisikan diri sebagai “champion leaders” sebagai prestasi nyata dari beribadah puasa.

Walikota Bogor, Bima Arya minggu lalu telah mendeklarasikan pembangunan zona integritas. Berarti integritas harus menjadi kom­pas bagi karyawan dan kepala dinas untuk melanjutkan karir setelah ramadhan ini.

Baca Juga :  LBH Konsumen Jakarta Dukung Menteri BUMN Gratiskan Toilet SPBU Seluruh Indonesia

Integritas juga dapat membe­dakan antara pribadi orang yang memilikinya dengan yang tidak memilikinya. Pribadi integritas tampak memiliki kecerdasan ma­nusia. Mulai dari kecerdasan fisik, emosional, mental, sosial, finan­sial dan kecerdasan spiritual.

Pembangunan zona integri­tas diharapkan sebagai langkah nyata memulai perubahan cara kerja pemerintahan kota Bogor menjadi Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Secara spiritual ada 4 kri­teria yang dapat harus dijalankan untuk meingkatkan integritas seorang karyawan dan kepala di­nas pemerinatah kota.

Pertama, Amanah, artinya dalam bekerja mereka dapat di­percaya dan tidak pernah berkhi­anat atas kepercayaan yang di­percayakan pimpinan kepadanya dalam tingkatan apapun.

Baca Juga :  LBH Konsumen Jakarta Dukung Menteri BUMN Gratiskan Toilet SPBU Seluruh Indonesia

Kedua, Shiddiq, yaitu me­megang teguh pendirian dalam menegakkan kebenaran, dan berkhidmat kepada kebenaran untuk kepentingan masyaratkat yang dipimpinnya. Ketiga, Fatho­nah, artinya dalam bekerja harus dengan kecerdasan atau kompe­tensi. Dalam kecerdasan biasanya tersimpan kearifan dan kemam­puan untuk mengatasi masalah. Keempat, Tabligh, artinya karyawan atau kepala dinas harus mam­pu mengkomunikasikan gagasan dan pemikiran kreatifnya dengan benar, arif, dengan bahasa yang baik, santun dan beretika.

Semoga hasil ramadhan bisa memacu karyawan dan kepala dinas di bawah kepemimpinan Bima Arya bisa mendukung pem­bangunan zona integritas menuju target akhir Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).