Untitled-1PT PP Properti, anak perusahaan Badan Usaha Milik Negara PT PP (Persero) Tbk, ikut membangun rumah susun milik (rusunami) murah dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Apartemen yang bertajuk Gunung Putri Square ini berlokasi di pusat industri Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Oleh : Apriyadi Hidayat
[email protected]

Corporate Secretary PT PP Persero Taufik Hidayat mengatakan, apartemen dengan nilai investasi Rp 500 miliar ini memang ditujukan un­tuk masyarakat menengah ke bawah karena harganya murah. “Murah itu, harganya sekitar Rp 8,5 juta per meter persegi,” ujar Taufik di Jakar­ta, Selasa (14/7/2015).

Saat ini, lanjut Taufik, se­luruh unit yang terdiri dari 896 unit pada menara per­tama sudah terjual habis. Sementara menara kedua belum diluncurkan, tetapi sudah terjual 30 unit dari 840 unit. Kedua menara ini adalah Menara Pinus dan Palem setinggi 27 meter.

Selain apartemen, kata dia, PP Properti juga akan membangun ruko-ruko dan pasar modern seba­gai destinasi berbelanja para penghuni apartemen di lahan seluas 2,1 hektar. Rencananya, rusun yang dibangun mulai April 2015 ini, akan diserahterimakan pada akhir tahun depan. Sementa­ra menara kedua dijadwalkan serah terima pada tahun beri­kutnya, yaitu 2017.

Untuk tipe-tipe yang di­pasarkan antara lain tipe dengan luas 21 meter persegi dan tipe dengan luas 24 meter persegi. Skema pembayaran­nya, kata Taufik, adalah den­gan Kredit Pemilikan Apar­temen (KPA) melalui BTN. Sebanyak 75 persen pembeli menggunakan skema ini.

Syarat dan ketentuan un­tuk membeli rusun bersub­sidi dengan FLPP, antara lain belum pernah memiliki rumah yang dibuktikan den­gan surat keterangan kepala desa atau instansi tempat bekerja. Selain itu, calon pembeli juga berpenghasilan maksimal Rp 7 juta per bulan dan tidak sedang mengang­sur atau pernah melakukan KPR baik bagi suami atau is­tri. (KPS)