5BOGOR TODAY – Pemilik bangunan penitipan motor Pelangi di kawasan Stasiun Bogor, Gunara, mende­sak polisi untuk mempercepat penyelidikan kasus kebakaran parkir. Hingga saat ini belum ada inves­tigasi yang dilakukan tim Puslabfor yang melakukan pemeriksaan mendalam terhadap penyebab keba­karan yang menghabiskan 4 bangunan penitipan motor dan menghanguskan 27 motor.

Pemilik penitipan motor Pelangi, Gunara men­gatakan, sampai saat ini belum ada informasi atau keterangan reami dari pihak Kepolisian tenang pe­nyebab kebakaran tersebut.

“Sampai saat ini belum ada tim Puslabfor yang melakukan identifikasi untuk mencari penyebab, dari mana api yang membakar penitipan motor tet­sebut berasal,” kata Pemilik Penitipan Motor Pelangi, Gunara, Minggu (02/08/15).

Baca Juga :  Diduga Hendak Tawuran, Belasan Pelajar Diamankan Satgas Kota Bogor

Karena menunggu penangangan yang ditangani kepolisian belum juga ada hasil yang diumumkan secara resmi, Gunara mengundang seluruh korban yang motor ya terbakar untuk membicarakan dan sekaligus mencari solusinya. “Nanti saya akan kum­pulkan pemilik motor dan akan membicarakannya dengan mereka, setelah itu baru bisa akan diketahui apa yg akan dilakukan untuk mencari solusinya,” jelasnya.

Untuk mencari penyebab kebakaran tersebut, Tim dari Kepala Unit (Kanit) 3 Satreskrim Polresta Bogor Kota turun kelokasi dan melakukan cek ulang TKP Kebakaran, Senin (27/07/15). Namun belum bisa membetikan keterangan banyak tentang penyebab kebakaran tersebut.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim Sambangi Rumah Tak Layak Huni

Kanit 3 Satreskrim Polresta Bogor Kota IPDA Dedi Hermawan mengatakan, sejauh ini pihaknya men­gaku belum bisa mengatakan kesimpulan penyebab kebakaran karema masih menunggu tim ahli dan hasil lab identivikasi. “Ya saya belum bisa membe­berkan banyak karena harus menunggu tim ahli dan hasil lab dulu,” kata di lokasi, pasca kejadian keba­karan.

Sementara saat di konfirmasi melalui telephon selularnya, Kasat Kasatreksrim Polres Bogor Kota, AKP Hendrawan Agustinus, juga belum bisa mem­berikan keterangan banyak saat dikonfirmasi terkait penanganan insiden tetsebut. “Nunggu team dari laboratorium pak,” jawabnya singkat.

(Guntur Eko Wicaksono)