Galeri-Kegiatan-(1)MEMBENTUK siswa yang cerdas, pintar dan berakhlak tak hanya sekedar memperhitungkan IQ yang tinggi. Di masa kini, generasi cerdas juga harus dibekali dengan berbagai wawasan pendukung, mulai dari seni, agama hingga olahraga.

Oleh: OLEH: DEA RESTU, HAFSHAH SHAFYA (JCOS9)
[email protected]

Masa Orientasi Peserta Di­dik Baru (MOPDB) yang telah dilaksanakan oleh beberapa sekolah, menjadi tabungan penting bagi para siswa dan siswi baru. Itulah sebabnya, ke­berhasian MOPDB di setiap sekolah bergantung pada arah dan isi ke­giatan yang dibentuk bagi para peserta didik baru.

Menyadari pentingnya MOP­DB sebagai jembatan keberhasilan dan pengantar bagi peserta didik baru, SMA Negeri 9 Bogor menekank­an kegiatan MOPDB sebagai ajang pengena­lan sekolah dan pembekalan sebelum keg­iatan belajar mengajar berlangsung. Karena kebutuhan itu pula, persiapan acara perlu dikelola dengan sangat matang dengan ber­bagai persiapan.

Ketua MOPDB SMA Negeri 9 Bogor, Komar, S.Si mengungkap, kegiatan ini tak hanya disesuaikan dengan ketentuan dan peraturan, tetapi juga sejalan den­gan kebijakan sekolah dan bahkan ses­uai instruksi kementrian. “Kegiatan ini menyangkut banyak orang, tentu saja pelaksanaan ini harus terorganisir den­gan baik, karena kita lembaga pendidi­kan yang perlu menyesuaikan dan men­gacu pada ketentuan yang berlaku,” ujar Komar. Ia juga menjelaskan, peserta MOP­DB dari berbagai sekolah ini mendapat­kan pelatihan selama satu hari penuh guna menyampaikan bagaimana seharusnya keg­iatan MOPDB dilakukan agar sesuai dengan ketentuan hukum, kebijakan sekolah, serta instruksi kementrian yang berlaku.

Baca Juga :  Bupati Ade Yasin Klaim 80 Persen Sekolah Sudah Tatap Muka

Setelah melalui berbagai persiapan, MOPDB SMAN 9 Bogor dimulai secara seren­tak sesuai penyelenggaraan di seluruh Indo­nesia pada Senin (27/07/2015) lalu. Meskipun kegiatan ini seharusnya dilakukan minimal tiga hari, tetapi SMAN 9 Bogor memilih untuk melaksanakannya selama lima hari. “Meng­ingat sekolah ada pelebaran materi yang lain, seperti dalam bidang seni dan ekstrakurikul­er maka sekolah memutuskan untuk menam­bah dua hari. Karena anak itu pintar bukan hanya dari IQ saja tetapi juga harus didukung oleh seni, agama, olahraga dan sisi pengeta­huan lainnya,” tambah Komar.

Kelancaran kegiatan MOPDB tentunya tak lepas dari keikutsertaan OSIS dalam susunan kepanitiaan yang bekerja sama dengan para guru. “Kegiatan inti MOPDB itu pada tiga hari pertama lebih ditekankan pada pemb­etukan karakter dengan pemberian tugas serta penyesuain diri dengan lingkungan dan budaya sekolah. Hari keempat itu pengena­lan ekskul, dan hari kelima bagian have fun buat mereka,” papar M. Rizky Darmawan, Ketua Panitia MOPDB SMAN 9 Bogor. Penge­nalan ekstrakurikuler atau yang lebih dikenal dengan Demo Ekskul (DEMOS) dilaksanakan pada hari keempat kegiatan MOPDB, men­jadi wal puncak kegiatan. Melalui demo ekskul ini para peserta didik baru dapat men­getahui ekstrakurikuler yang disediakan oleh SMA Negeri 9 Bogor serta berbagai prestasi yang telah diraihnya.

Baca Juga :  ITB VINUS Sambangi DPRD Sampaikan Pengembangan SDM Berbasis Pendidikan

Rizky mengungkapkan bahwa demo ekskul tahun ini lebih baik dibandingkan dengan tahun sebe­lumnya meskipun ada sedikit ken­dala, “Kendala pasti selalu ada di­manapun. Salah satunya yang kami hadapi adalah persiapan dari setiap ekskul yang membutuhkan waktu agak lama. Tapi tahun ini terasa leb­ih baik,” ungkapnya.

Setelah kegiatan berjalan dengan sukses dan lancar, Komar mengung­kapkan rasa bangganya terhadap para panitia dan berpesan agar peserta didik baru turut menyumbangkan peran ter­baik di sekolah yang bera­lamat di Jalan Kartini No. 1 dan Jalan Mantarena No. 9 Bogor ini. “Saya salut sama anak-anak OSIS dan MPK, juga rekan-rekan pengajar sebagai narasumber karena mereka semua berjalan dengan ikhlas dan penuh kesungguhan. Semoga ke depannya kegiatan MOPDB di SMA Negeri 9 Bogor bisa jauh lebih baik dan tentu­nya sesuai prosedur yang berlaku,” pungkasnya.

(Rifky Setiadi)