kursi-dewanBOGOR, TODAY – Panitia Seleksi (Pansel) calon Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerin­tahan Desa (BPMPD) berjanji jika kedua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) itu akan memiliki pimpinan pada 7 Agustus 2015 mendatang.

Hal itu disampaikan ketua pansel, Dadang Irfan jika saat ini pihaknya masih menunggu hasil koordinasi dengan Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) dan hasil pemenang tidak diumumkan pada 3 Agus­tus kemarin, melainkan pada saat pelanti­kan oleh Bupati pada 7 Agustus.

“Kan sudah jelas yang lolos seleksi itu tiga nama untuk masing-masing SKPD, nah sekarang kami masih menunggu ha­sil koordinasi dengan KASN. Kalau tidak ada perubahan, tujuh Agustus nanti sudah para kepala SKPD itu akan dilantik,” jelas Dadang Irfan, Selasa (4/6/2015).

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bogor itu melanjutkan, jika koordinasi dengan KASN tidak akan merubah hasil seleksi yang telah dilakukan oleh pansel dan tim inde­penden.

“Tapi tergantung juga. Kalau KASN memberikan masukan ya harus kami tin­dak lanjuti. Kan mereka juga selaku pen­gawas harus memberikan informasi. Tapi yang jelas, proses seleksi yang dilaku­kan oleh pansel sudah selesai dan seka­rang cuma menunggu koordinasi dengan KASN,” lanjutnya.

Baca Juga :  Bupati  Bogor Ade Sebut Jalan Dua Desa di Kabupaten Bogor Bakal Diperlebar

Ia juga menegaskan, selain masukan yang bisa menghambat deadline pelanti­kan, KASN juga bisa memberi masukan jika pelantikan bisa dipercepat waktunya. “Kan kalau sesuai jadwal itu tanggal tujuh. Nah kalau KASN memberi masukan bahwa ini bisa dipercepat tanggal enam misalnya, ya jadi bisa dimajukan pelantikannya. Po­koknya paling lambat itu tanggal tujuh,” tegas Dadang.

Dengan kata lain, jika tidak perubahan, Ridwan Syamsudin akan mengisi Kepala Dinas ESDM dan Deni Ardiana untuk Ke­pala BPMPD. Karena keduanya menduduki peringkat pertama dalam tiga besar hasil seleksi untuk masing-masing SKPD.

Dadang juga mempersilahkan pihak-pihak yang merasa tidak puasa dengan hasil seleks untuk melakukan protes saat prosesi pelantikan sekaligus pengumuman nanti. “Kan sudah jelas urutan satu, dua dan tiganya. Kalau mau protes ya silahkan saja,” urainya.

Sementara itu, Penanggung Jawab Pan­sel, Adang Supatndar menjelaskan jika semua tahapan akan selalu berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. “Ka­lau tanggal tiga, sesuai jadwal itu adalah untuk menyelesaikan seluruh tahapan ad­ministrasi. Dan itu sudah beres semua,” jelasnya.

Baca Juga :  Bupati Bogor Ade Yasin Resmikan Program TMMD Ke-112 Tahun 2021

Pria yang hobi mengendarai motor trail itu lebih lanjut mengatakan jika tahapan terakhir yang dilakukan pansel adalah menyerahkan hasil seleksi kepada KASN mengenai pelaksanaan open bidding yang diikuti oleh 13 orang itu.

“Ya, tahapan terakhir adalah kami mel­aporkan pelaksanaan seleksi terbuka ke KASN. Untuk pengumumannya paling lam­bat itu 7 Agustus sekaligus pelantikan dan kedua SKPD itu langsung memiliki kepala baru,” pungkasnya.

Sebelumnya pansel mengumumkan jika tiga nama yang lolos dalam hasil seleksi un­tuk masing-masing adalah Ridwan Syamsu­din, Yayat Supriyatna dan Dede Rustandi untuk calon Kepala ESDM. Sementara un­tuk calon Kepala BPMD adalah Deni Ardi­ana, Dicky Jatnika dan Yudi Santosa.

“Saya sarankan kepada bupati untuk memilih setiap nama yang menduduki per­ingkat pertama dalam tiga besar di masing-masing calon kepala SKPD. Karena mereka sudah melalui proses seleksi sedemikian rupa hingga akhirnya menduduki pering­kat satu, dua dan tiga,” pungkas Dadang.

(Rishad Noviansyah)