Untitled-2BANDUNG, Today – Setelah melakoni laga ujicoba untuk Persib U-17, U-19 dan U-21 beberapa waktu lalu, Pelatih Diklat Persib Budiman mulai memberikan latihan taktik dan strategi kepada anak asuhnya. Hal itu terlihat pada latihan yang digelar Kamis (30/7/2015) sore.

Bekal yang diberikan Budiman merupakan persiapan menghadapi tur­namen Cianjur Super League (CSL) 2015 dan HW Cup 2015 di Pekalongan, Agus­tus mendatang.

“Kami menurunkan grafik latihan, kami akan memasuki tehnik dan strate­gi. Untuk fisik, kami hanya memasuk­kan porsi dari 10 hingga 15 persen saja,” kata Budiman.

Pada latihan sore itu, Budiman pun menerapkan strategi melalui skema game internal. Beberapa pemain saling beregantian tampil dan bermain sambil mendapat arahan dari sang pelatih.

Baca Juga :  Bogor Today Mobile Legends Tournament Resmi Berakhir, Squad 747 Sabet Juara 1

Turnamen Cianjur Super League (CSL) 2015, 2 Agustus nanti adalah per­tarungan antara Persib U-19 dengan A7, sementara pada HW Cup XII 2015 adalah Persib U-21 kontra Bintang Pela­jar.

Sebelumnya, Persib U-21, U-17 dan Persib U-19 menerima hasil yang sama yakni kalah dari lawan tandingnya saat ujicoba.

Pertandingan yang berlangsung di Lapangan UNI menghadapi PS. UNI ber­akhir dengan skor 4-1 untuk keunggulan UNI, Rabu (29/7/2015).

Pelatih Budiman mengatakan, tidak kaget atau kecewa dengan hasil yang didapat anak asuhnya. Programnya saat ini untuk tim masih meningkatkan kondisi fisik setelah libur lebaran beber­apa waktu lalu.

“Saya tidak heran karena pemain kami sedang dalam tahap pemulihan, sedang menaikkan kondisi fisik. Jadi anak-anak sedang kelelahan. Dan ini juga uji coba kedua setelah libur pan­jang. Jadi saya tidak masalah dengan hasil akhir,” kata Budiman.

Baca Juga :  Pesan Taksi Online, Perempuan 19 Tahun Malah Jadi Korban Penculikan

Tapi, pelatih yang pernah berkostum Persib ini tetap memberikan catatan un­tuk pemain. Koordinasi lini pertahanan sudah jelas menjadi evalusi dan juga transisi menyerang ke bertahan pun menjadi bahan evaluasi penting jajaran pelatih Diklat Persib.

“Koordinasi di belakang kurang, transisi dari menyerang ke bertahan kurang jelas. Terus tadi juga beberapa pemain kita terpancing emosi, tapi saya ngak masalah karena target uji coba ini bagaimana saat kelelahan, anak-anak bisa mengatasinya dan bisa bermain lebih cerdas,” ungkapnya.

(Imam/net)