cd0ymzcznguwzdbhnduynddiytjhm2yyzthlmtjjotqwyyznptrhmdyzzgm1nddindqxotgymtkymtg5otrhztuwodfhVFL Wolfsburg menjadi juara DFB-Supercup 2015 setelah menjungkalkan Bayern Munich 5-4 melalui babak adu penalti, Minggu (2/8/2015) dini hari WIB.

Oleh : IMAM BACHTIAR
[email protected]

Pertandingan yang dihelat di Volkswagen Arena tersebut sejatinya hampir sepenuhnya milik Bayern.

Babak pertama, Raksasa Bavaria unggul dalam hal penguasaan bola. Namun, Wolfsburg lebih banyak men­ciptakan tembakan ke arah gawang Bayern meski tak satu pun menem­bus gawang Neuer.

Arjen Robben pun menjadi pembu­ka keunggulan Bayern di babak kedua.

Bayern selangkah lagi menggeng­gam trofi, namun semuanya buyar ketika pada menit 89 Nicklas Bendt­ner menyamakan kedudukan melalui hasil kerja samanya dengan Kevin De Bruyne.

Di adu tos-tosan, Xabi Alonso ga­gal melaksanakan tugasnya dengan baik, sebaliknya Die Wolfe tanpa ca­cat di babak ini.

Bayern Munich sebenarnya su­dah berada di ambang kemenangan saat bertemu Wolfsburg di laga Piala Super Jerman. Namun, mereka kemu­dian kebobolan dan ujung-ujungnya kalah. Die Roten pun sangat sebal.

Gol Arjen Robben di awal babak kedua membawa Bayern memimpin 1-0 pada laga di Volkswagen Arena, Wolfsburg, Minggu (2/8/2015) dinihari WIB. Keunggulan Bayern itu bertahan hingga menit-menit akhir.

Akan tetapi, saat waktu normal tinggal tersisa satu menit, Wolfsburg bisa mencetak gol penyama. Nicklas Bendtner yang masuk sebagai pemain pengganti dengan sempurna menyam­but umpan silang Kevin de Bruyne un­tuk menjebol gawang Bayern.

Karena skor sama kuat 1-1 setelah 2×45 menit dan tak ada extra time, penentuan pemenang pun dilakukan lewat adu penalti. Dalam adu penalti ini, Xabi Alonso menjadi satu-satunya eksekutor Bayern yang gagal.

Di kubu Wolfsburg, semua algojo menjalankan tugasnya dengan baik dan Bendtner yang menjadi penen­dang terakhir menentukan kemenan­gan timnya dengan skor 5-4.

“Kami bermain baik, tapi say­angnya mengendurkan pertahanan kami di menit terakhir. Ini adalah se­buah kekalahan yang menyebalkan,” ujar penjaga gawang Bayern, Manuel Neuer, di situs resmi klub.

Sementara itu, Robben menye­salkan ketidakmampuan Bayern mencetak gol kedua di waktu normal. Hal ini membuat harapan Wolfsburg terus hidup.

“Saya kecewa. Inilah sepakbola, yang bisa berubah total dalam satu menit,” ucap Robben.

Padahal kata dia, harusnya bisa mengunci kemenangan lebih awal. “Kami punya peluang dan dalam kedudukan 2-0 semuanya akan sele­sai,” katanya.

Bayern Munich Bermain Bagus!

Meski kalah di final Piala Super Jer­man 2015 dari VfL Wolfsburg, pelatih Bayern Munich, Pep Guardiola, tetap memuji perjuangan anak asuhnya.

Ya, nyaris di sepanjang jalannya laga Die Roten mampu mendomi­nasi jalannya pertandingan, mereka bahkan unggul terlebih dahulu lewat gol Arjen Robben.

Sayang, dua menit saja jelang laga di waktu normal bubaran Die Wolfie malah sukses menyamakan keadaan menjadi 1-1 dan akhirnya juara lewat babak adu penalti.

“Sangat disayangkan, karena se­jatinya kami hanya harus bertahan selama dua hingga tiga menit. Kami tidak bermain buruk sama sekali,” tutur Guardiola, seperti dikutip Goal Jerman.

Tentu saja tidak mudah mengha­dapi tim yang hebat layaknya Wolfs­burg. Mereka tampil brilian musim lalu dan akan tampil di Liga Champi­ons musim ini.

“Jelas trofi Bundesliga Jerman dan Liga Champions lebih penting dari Piala Super Jerman. Tapi trofi tetap trofi. Ini memalukan! Kami mengawalinya dengan baik dan ke­mudian membuangnya,” pungkas sang pelatih.