mcorJAKARTA, Today – PT Bank Windu Kentjana International Tbk sepertinya masih harus menginjak pedal gas dalam-dalam untuk mencapai target penyaluran kredit tahun ini. Soalnya, sampai Agustus 2015 ini saja, pencapaiannya baru sekitar Rp 7 triliun.

Padahal, sesuai Ren­cana Bisnis Bank (RBB), perseroan menargetkan menyalurkan kredit Rp 7,5 triliun sampai akhir tahun. “Realisasi kredit ini stagnan. Selain memang industrinya melambat, kami juga lebih hati-hati dalam memberi­kan kredit di tengah kondisi ekonomi saat ini,” ujar Lui­anto Sudarmana, Direktur Utama Bank Windu.

Baca Juga :  Ade Yasin: Capaian Vaksinasi Covid-19 Untuk Anak Sudah 40,44 %

Makanya, sambung dia, pihaknya tidak ter­lalu agresif mengejar tar­get tersebut. Yang menjadi fokus saat ini justru mene­kan rasio kredit bermasalah alias nonperforming loan/ NPL. Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasi­kan, NPL perseroan menca­pai 2,78% per Juni 2015

Per Agustus 2015, NPL perseroan turun menjadi sekitar 1,9%. “Kami ingin menekan NPL hingga akhir tahun nanti berada di kisa­ran 1,5%. Karena itu, kami ingin hati-hati menyalurkan kredit,” imbuh dia.

Baca Juga :  TPID Kota Bogor Gelar OPM Minyak Goreng

Adapun dari sisi dana pihak ketiga, bank yang akan mengakuisisi Bank Antar Daerah dan kemudian disuntik modal oleh China Construction Bank dalam waktu dekat ini berhasil menghimpun dana hingga Rp 8,1 triliun per Agustus 2015.

(Adil | net)