Untitled-6BOGOR, TODAY – Pemerintah Ka­bupaten Bogor masih menunggu bantuan dana hibah dari Pemerin­tah Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp 67 miliar yang tak kunjung cair un­tuk normalisasi sejumlah situ.

Bupati Bogor Nurhayanti men­gungkapkan sudah ada lima situ direhab. Kan ada 23 situ yang lang­sung berhubungan dengan Jakarta aliran airnya. “Nah itu target kami,” katanya.

Setidaknya ada 59 situ di Bumi Tegar Beriman rusak yang dikha­watirkan pada musim hujan akhir tahun ini tak mampu menampung debit air yang bisa berimbas pada musibah banjir di ibu kota.

Situ yang kondisinya baik ter­dapat 34, sedang 22, rusak ringan 15, dan 24 rusak berat.

“23 situ yang menjadi target kami itu ada di Kecamatan Su­karaja, Cibinong, Bojonggede dan Tajurhalang,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Syarifah Sofiah berharap dan banprov DKI bisa segera dicairkan.

“Karena kalau telat bakal ada kegiatan yang pelaksanaannya di­tunda ke tahun depan. Terutama untuk pengadaan tanah,” jelasnya.

Sofiah menambahkan, sebagian lahan situ yang mengalami keru­sakan telah ditempati warga ber­tahun. “Nah pas mau direlokasi, mereka pasti menuntut uang,” lan­jutnya.

Menurutnya, Pemkab Bogor juga telah melakukan program pengendalian banjir DKI dengan membongkar bangunan tak beri­zin di sepanjang DAS Ciliwung. Beberapa wilayah yang menjadi targetnya antara lain, Kecamatan Cisarua, Megamendung, dan Ciawi.

“Kami sudah melakukan komu­nikasi dengan pemerintah pusat. Bupati juga sudah menyampaikan langsung ke presiden,” tuturnya.

(Rishad Noviansyah)