20150903_082042BOGOR, Today – Komunitas BudayaQta Bo­gor menggelar lomba mewarnai yang diikuti ratusan anak usia dini untuk mengenalkan flora langka khas Kebun Raya Bogor, Kamis (3/9/2015). Kegiatan tersebut diikuti ratusan peserta dari TK/PAUD hingga SD.

Koordinator BudayaQta Bogor, Alfi Suru­ria, mengatakan kegiatan lomba mewarnai ini sebagai sosialisasi atau pengenalan sejak dini tentang pnetingnya menjaga lingkungan agar tetap asri. “Jika hanya sekedar membaca buku, anak-anak umumnya tidak begitu tertarik. Kali ini, kami berikan sesuatu yang berbeda, di mana anak-anak diajak untuk nonton cuplikan mengenai flora dan fauna, lalu kami ajak un­tuk menggambar Bunga Bangkai dan kami ajak juga mengelilingi kebun raya,” jelas Alfi kepada BOGOR TODAY, kemarin.

Baca Juga :  Satgas Covid Kota Bogor Siapkan Bantuan Sembako dan Obat-obatan untuk Warga Isoman

Anak-anak juga tampak antusias me­lihat tumbuhan Raflesia Arnoldi. Saat ini, keberadaan puspa langka tersebut sema­kin terancam dengan perambahan liar di kawasan hutan yang menjadi habitatnya. Ditempat yang sama, tampak hadir tokoh ma­syarakat dan pemerhati budaya Bogor, Arifin Himawan. Ia mengapresiasi kegiatan yang di­gelar komunitas BudayaQta.

“Perambahan hutan dan perburuan liar menjadi ancaman utama bagi kelestarian tumbuhan dan satwa langka. Melalui lomba dan belajar di lapangan ini diharapkan gen­erasi penerus lebih mengenal dan mencintai satwa dan tumbuhan langka yang ada di didaerahnya. Minimal mereka bisa merawat atau menjaga lingkungan sekitar tempat tinggalnya,” ungkap pria yang akrab di sapa Kang Ahim ini. Ahim juga mengajak para orangtua un­tuk selalu mengarahkan sang buah hatinya mencintai lingkungan. “Berharap kegiatan semacam ini bisa dige­lar secara berkesinambungan dan lebih masif lagi,” tan­dasnya.

Baca Juga :  Layanan Tirta Pakuan Kota Bogor Tetap Buka, Disesuaikan dengan PPKM Level 4

(Apriyadi Hidayat)

1 KOMENTAR

Comments are closed.