Untitled-7BOGOR, Today – Jangan mengira panti asuhan tidak mengarahkan kreativitas dan kecerdasan anak-anak, buktinya Yayasan Pondok Karmel yang menaungi Panti Asuhan Bukit Karmel, Kampung Pasir Angin RT 03/04, Gadog, Cipayung, Kecamatan Mega Mendung, Kabupaten Bogor, memperlihatkan kesungguhannya mengarahkankemampuan kognitif dan kecerdasan emosional (EQ) bagi anak asuhnya dengan mengikutser­takan anak-anak panti asuhan ini dalam even “BOGOR TODAY BRICK Competition”.

Ada perasaan takjub dan bahagia yang dirasakan tim penyelenggara even dari BOGOR TODAY, ketika anak-anak panti asuhan ini menyambut dengan tulus dan penuh harapan. Sambutan hangat juga diberikan Femy, Ketua Pengurus Panti saat Rat­nawati Hambali, SH, Virly Eka dan Adi Rachmadi menjambangi tempat ini. Hampir sekitar 70 anak dari usia bayi hingga sekitar 12 tahun diasuh dan mendapat hak pendidikan di Panti Asuhan Bukit Karmel.

Baca Juga :  SOLUSI ADANYA DIKOTOMI SEKOLAH NEGERI DAN SWASTA

Femy bertutur, di pan­ti asuhan ini pendidikan anak menjadi prioritasutama. Karenanya, se­lain memperhatikan per­tumbuhan anak secara umum, banyak dari mere­ka yang sudah mendapat­kan hak pendidikan di berbagai sekolah, mulai dari sekolah Mardi Yuana Bogor, Sekolah Bogor Raya hingga REC Sentul. “Ini merupakan rumah bagi mereka, sehingga selain bersekolah, keterampilan dan kreativitas anak-anak disini juga penting diberikan,” ungkap Femy. Ia bertutur, di Panti Asuhan Pondok Karmel seringkali digelar lomba-lomba, hingga keterampilanmembuat berorigami dan bentuk kreativitas lainnya,” tuturnya. Ia juga menambahkan, pembentukan kreati­vitas dan kesempatan pendidikan harus didorong dari rasa cinta kasih demi perkembangan mereka di masa mendatang.

Baca Juga :  IPB Bangun Ketahanan Pangan Keluarga di Tengah Pandemi Melalui "Budikdamber"

Karenanya, ketika mendengar pe­nyelenggaraan “BOGOR TODAY BRICK Competition” yang akan digelar pada Minggu, 27 September 2015 men­datang di area The Jungle-BNR, Bogor, panti asuhan ini dengan sigap men­jadi salah satu pendaftar dan menyer­takan sekitar 40 peserta. “Even sema­cam ini sangat penting bagi pertumbuhan anak. Banyak pihak yang se­harusnya mu­lai menyadari keseimbangan pengetahuan dan kecer­dasan anak, sekaligus keberanian un­tuk berkompetisi dan bersosialisasi,” tanggapnya. Untuk memberi kesem­patan pada banyak pihak mengikuti kompetisi pasang balok mainan LOS ini, penyelenggara membuka pendaf­taran hingga Hari H di area lomba The Jungle.

(Rifky Setiadi)