&MaxW=640&imageVersion=default&AR-150619909JAKARTA, Today - Rencana Pengu­rus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PP Pertina) membawa petinju andalan Indonesia, Cornelis Kwangu Langu, ke Kejuaraan Dunia Tinju di Qatar pada Oktober 2015 terkendala dana.

Tapi, mereka tak menyerah be­gitu saja. Cornelis Kwangu Langu adalah satu-satunya petinju andalan Indonesia saat ini.

Petinju 25 tahun ini sukses men­gibarkan bendera merah putih di ajang SEA Games 2015. Ia sukses meraih medali emas di cabang tin­ju, kelas 49 kg di Singapura.

Pasca keberhasilannya di SEA Games, Cornelis disiapkan Pertina di kejuaraan tinju Asia di Bangkok, Thailand, Agustus lalu. Hasilnya, ia mampu menembus babak delapan besar sebelum dikalahkan petinju India, Devendro Singh Laishram.

Sekjen PP Pertina, Martinez dos Santos, mengakui persiapan yang dilakukan sudah maksimal, meski­pun terkendala minimnya dana. Martinez mengungkap, di kejuara­an ini pihaknya mengeluarkan dana sendiri tanpa ada dukungan dari pemerintah.

“Kami cari dana sendiri, mung­kin memang kita kekurangan. Tapi, ini yang sudah maksimal kita laku­kan,” kata Martinez kepada VIVA. co.id.

“Pemerintah bukannya tidak punya itikad baik untuk memberi­kan dana, tapi sejauh ini, pemerin­tah hanya memberikan dana untuk event-event akbar saja. SEA Games, ASEAN Games, dan Olimpiade saja tentunya,” imbuhnya.

Meski terkendala masalah keuangan, Martinez mengatakan pi­haknya siap untuk memberikan se­gala daya dan upaya guna memaksi­malkan performa para atlet.

“Kami ini organisasi nirlaba, jadi ya kami di sini semua memberi­kan pengorbanan untuk bisa maju,” kata Martinez.

(Imam/net)