263409motogp-sambangi-indonesia-rossi-lorenzo-launching-livery-m1-2014-01-16-bPerforma impresif yang ditampilkan pembalap Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, mengundang decak kagum dari berbagai pihak.

Oleh : IMAM BACHTIAR
[email protected]

Pujian tak hanya datang dari pendu­kung setia, sang ri­val dalam berburu gelar juara MotoGP 2015, Jorge Lorenzo, juga memberi sanjungan kepada rekan setimnya tersebut.

X-Fuera –julukan Lorenzo– menilai Rossi merupakan pem­balap yang memiliki kualitas dan pengalaman luar biasa. Karena itu, tak heran jika rider berusia 36 tahun itu menjalani musim yang sempurna.

Bagaimana tidak, di 12 race awal MotoGP 2015, The Doctor selalu berhasil naik po­dium dan empat di antaranya berhasil dimenangkannya.

Baru pada race ke-13 yang berlangsung di Sirkuit Marco Simoncelli Misano, rider ber­paspor Italia gagal naik po­dium karena hanya finis di posisi lima.

Namun, hasil itu tak mem­buatnya kehilangan posisi seb­agai pemuncak klasemen. Saat ini Rossi mengumpulkan 247 angka dan unggul 23 poin dari penghuni posisi dua, Lorenzo.

“Rossi menjalani musim yang sempurna. Ia memberi­kan kemampuan maksimal dari dirinya sendiri dan juga motornya,” jelas Lorenzo seperti mengutip dari Motors­port, Selasa (22/9/2015).

Itulah mengapa, meski­pun hanya menjadi pembalap tercepat ketiga, ia mampu memimpin klasemen. Rossi merupakan pembalap yang paling dipercaya di grid.

“Jika Anda harus bertaruh pada seseorang, Anda pasti akan memilih Valentino kare­na ia memiliki banyak pen­galaman,” urai juara dua kali MotoGP itu.

Lorenzo menyebut selisih poin akan bisa dikejar jika tidak mengalami kesialan. “Beberapa detail kecil bisa menentukan, dan ini terjadi kepada saya di beberapa seri.”

Meski begitu, pembalap Spanyol 28 tahun ini juga memuji penampilan Rossi. Mesin motor Vale disebutnya luar biasa musim ini. “Rossi menjalani musim luar biasa,” kata Lorenzo. “Ia bisa menge­luarkan seluruh potensi dirin­ya dan motornya,” tuturnya.

Sementara itu, Pebalap tim Movistar Yamaha, Valenti­no Rossi mengaku butuh hasil kemenangan atas rekan setim dan pesaingnya, Jorge Lo­renzo dalam sisa lima lomba musim balap tahun ini.

Rossi saat ini unggul 23 poin atas rekan setimnya, Lorenzo. Secara teoretis, Lorenzo masuh berpeluang menjadi juara tahun ini, apa­bila mampu memenangi lima lomba tersisa. Dengan Rossi diasumsikan di tempat kedua pun, Lorenzo masih unggul dua poin.

Namun dua pebalap Yama­ha tersebut juga harus mewasa­padai ancaman dari pebalap repsol Honda, Marxc Marquez.

Meski baru mengumpul­kan 184 poin -terpaut 63 poin dari Rossi- Marquez dikhawat­irkan merepotkan usaha Lo­renzo atau pun Rossi bersaing untuk menjadi juara dunia.

Rossi mengaku khawatir akan terperosok ke posisi tiga dengan Lorenzo dan Marquez menempati dua posisi teratas.

“Buat saya, yang penting saat ini posisi Marquez sudah jauh kami tinggalkan. Namun karena secara matematis ia masih memiliki peluang, kami harus memperhitungkan dia,” kata Rossi.

Terpaut 23 poin dengan Jorge (Lorenzo) tentu meny­enangkan. Namun Jorge ma­sih memiliki peluang untuk menang di mana pun. Begitu pun Marc.

Jika mampu mengalahkan Lorenzo di sirkuit Aragon, pe­kan ini, Rossi akan mencapai tautan poin psikologis, yaitu 25 poin unggul dari pesaing terdekatnya. (*)