kebakaran-(2)BOGOR, TODAY — Dua bangu­nan rumah toko (ruko) di Pas­ar Merdeka, Kelurahan Merde­ka, Kecamatan Bogor Tengah terbakar, Selasa (29/8/2015). Empat orang pedagang sem­pat terjebak dalam kobaran api dan berhasil diselamatkan dalam kondisi pingsan. Tidak ada korban jiwa, namun keru­gian materi ditaksir ratusan juta rupiah. Data yang dihimpun, peristiwa ter­jadi sekitar pukul 08:30 WIB. Sejumlah peda di Pasar Merdeka, Jl. Merdeka, Kecamatan Bogor Tengah, panik melihat api membesar. Lebih-lebih, kebakaran ini dibarengi dengan le­dakan-ledakan kecil

disusul kobaran api dan kepu­lan asap hitam yang membumbung tinggi. Dua kios terbakar adalah mi­lik Akai (50) dan Nandi (40).

Ditemui di lokasi kejadian, Akai (50), mengaku, melihat api tiba-tiba muncul dan asap pekat langsung membubung. “Sempat minta air un­tuk menyiram api, tapi airnya tidak cukup karena apinya sudah keburu membesar,” ucap Akai, Bogor, Selasa (29/9/2015).

Api yang terus membesar mem­buat keluarga pemilik ruko sembako yang ada di sebelah Akai sempat ter­jebak di atas bangunan.

Baca Juga :  Laki-laki Wajib Tahu! Ternyata 5 Kebiasaan Ini Bisa Menurunkan Jumlah Sperma

Salah seorang saksi, Wahyu (25), mengatakan, ada empat anggota kel­uarga yang terjebak di atas atap sam­bil meminta tolong. “Keempatnya sudah lemas karena kena asap yang tebal,” ucap Wahyu.

Menurutnya, api yang membe­sar membuat warga tidak berani mendekat dan menyelamatkan ke­luarga tersebut. Namun, dua orang petugas keamanan pasar, yang juga anggota Paguyuban Pasar Merdeka, Badru dan Badri nekat naik ke atas dan menyelamatkan keempat orang yang terjebak. “Ada bayi, anak-anak, pemilik ruko dan istrinya yang terje­bak,” kata Wahyu.

Kedua orang yang berusaha me­nyelamatkan itu menggunakan tang­ga dan berantai menurunkan para korban. “Korban langsung kebawa ke rumah sakit, karena lemas keban­yakan menghirup asap,” ucap Wahyu.

Dirut Pasar Bakal Diperiksa

Kapolsek Bogor Tengah, Ajun Komisaris Prasetyo Purbo men­gatakan, masih menyelidiki kasus ke­bakaran tersebut. “Api diketahui mu­lai muncul pukul 08.00 WIB. Ada lima unit armada yang diterjunkan untuk memadamkan api,” kata Prasetyo.

Bekas Kasat Intelkam Polres Bogor Kota itu juga mengakui, ada empat orang yang diselamatkan oleh warga saat terjebak dalam ke­bakaran. “Kami masih kumpulkan bukti. Jika memang ada dugaan keterlibatan atau kesengajaan dari orang pasar, ya akan kami periksa semuanya,” kata dia.

Baca Juga :  Ramai-ramai Desak Rektor UI Mundur

Pasar Merdeka sejatinya memang menyimpan banyak cerita. Pasar ini tengah diprogres untuk direvitalisa­si, kendati tidak secara menyeluruh.

Rencana proyek revitalisasi di pasar yang didominasi oleh komoditi berupa aneka suku cadang kenda­raan bermotor itu juga sudah dip­agukan dalam skema anggaran be­lanja daerah. PD Pasar Pakuan Jaya berencana melakukan pembenahan berupa pembagian zona komoditi dan penertiban pedagang binaan (pedagang kaki lima/PKL).

Pagu anggaran dibujet sebesar Rp 1,5 miliar. Dana sejumlah itu di­antaranya akan dialokasikan untuk pengecatan bangunan gedung pasar dan penertiban PKL.

Kabar dihimpun, menjelang eksekusi revitalisasi, pedagang lawas yang berjualan di tempat tersebut menolak untuk dipindah. “Kami me­nolak karena revitalisasi itu hanya akal-akalan untuk menarik uang sewa yang tinggi,” ungkap salah satu pedagang Pasar Merdeka yang na­manya enggan dikorankan.

(Guntur Eko Wicaksono|Yuska)