
BRACKLEY, Today – Bos Mercedes, Toto Wolff, menepis anggapan yang meÂnyebutkan Nico Rosberg sudah meÂnyerah dalam perburuan juara dunia musim ini kontra Lewis Hamilton.
Jika secara matematis masih bisa menyalip, berarti pembalap asal JerÂman ini memiliki kans.
Dalam lomba terkini yakni GP Jepang, Rosberg kalah saat bertaÂrung memperebutkan finis kesatu kontra Hamilton.
Dia pun harus puas menjadi runner up dalam balapan tersebut. Padahal, sebelumnya dia menjabat sebagai pole seater.
Atas hasil di Suzuka Circuit, usaha Rosberg untuk mengejar perolehan poin Hamilton di klasemen sementara kian sulit. Dia tertinggal 48 poin dari pembalap berjuluk The Boss tersebut.
“Tidak mungkin seorang pemÂbalap menyerah begitu saja. Bisa, tapi hal itu jika secara matematis tak mungkin terkejar. Inilah yang saya lihat dalam kasus Nico, dengan karaÂkternya,†kata Wolff, seperti dilansir Sportsmole, Minggu (4/10/2015).
“Tentunya, kami sedang beruÂsaha menjaga hubungan baik di tim, dan tidak memiliki permusuhan. Kadang, jika seorang pembalap berÂsikap baik itu berarti menunjukkan bahwa dia lemah. Tapi, ini sama sekali tidak begitu,†jelasnya.
Ia menyangkal pendapat yang menyatakan Nico Rosberg gugup setelah alami kecelakaan di Sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia.
Ia percaya Rosberg tampil lebih hati-hati dalam mengemudi ketika sedang balapan.
Kekalahan dari Lewis Hamilton di balapan Grand Prix (GP) Jepang akhir pekan lalu membuat tak sedikit pihak menilai hal tersebut disebabkan oleh rasa trauma Rosberg dari insiden saat berlaga di GP Belgia musim lalu. NaÂmun, Wolff memiliki penilaian yang berbeda.
“Kami telah melihat balapan di Bahrain dan Spa-Francorchamps. Tapi, mereka memang serius berÂtempur satu sama lain,†ujar pria 43 tahun itu.
Sebagaimana diketahui, Rosberg pernah mengalami kecelakaan pada musim 2014 di Sirkuit Spa-FrancorÂchamps. Pembalap asal Jerman itu terlibat pertempuran sengit dengan Hamilton.
Saat itu, Rosberg terlihat tidak mau mengalah dan memotong jaÂlan Hamilton, hingga membuat keÂcelakaan terjadi. Insiden tersebut pun menjadi perbincangan banyak pihak lantaran melibatkan dua pemÂbalap dalam satu tim.
(Imam/net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















