Foto : Kozer
Foto : Kozer

BOGOR, TODAY – Polres Bogor direpotkan oleh aksi ribuan buruh yang berunjuk rasa di depan Lapangan Tegar Beriman, Kamis (29/10/2015). alhasil sebagian ruas jalan yang dilalui mengalami kemacetan panjang.

Sedikitnya 700 personel Satuan Bhayang­kara dan Satuan Lalu Lintas harus diterjunkan untuk mengawal beberapa titik yang menjadi terkonsentrasi dilewati buruh.

Kasubag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspi­talena menjelaskan, para buruh dikawal dari se­jumlah titik kumpul di areal industri seperti Gu­nungputri, Citeureup, Sukaraja dan Cibinong.

Baca Juga :  Ketua PKK Desa Pangradin Kawal Jalannya Vaksinasi Kaum Hawa

“Sekitar 700 personel kita terjunkan untuk mengawal aksi buruh yang hampir semuanya bergerak ke pusat pemerintahan di Cibinong,” kata AKP Ita.

Selain itu, pengawalan juga dilakukan di sejumlah objek vital seperti Kantor Bupati, DPRD dan Dinsosnakertrans Kabupaten Bogor.

Personel juga dikerahkan untuk menyekat sejumlah tol di antaranya di Tol Citereup, Sen­tul, Gunungputri dan Ciawi.

“Kita lakukan penyekatan di sejumlah ger­bang tol, jangan sampai ada aksi buruh di jalan tol,” pungkasnya.

Penanganan arus lalu lintas selama aksi buruh berlangsung juga terus dilakukan. Pen­gaturan arus lalu lintas kendaraan di Jalan Tegar Beriman serta jalan yang bersinggungan dengan aksi. Itu dilakukan untuk menjaga ke­nyamanan pengguna jalan.

Baca Juga :  BNN Minta Penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba di Indonesia Perlu Kebijakan Responsif dan Komprehensif

Seperti biasa, buruh berorasi untuk me­minta kenaikan upah dari Rp 2.650.000 men­jadi Rp 3.750.000 ditengah situasi ekonomi yang serba sulit sekarang ini.

Bahkan, mereka mengancam akan meng­gelar mogok kerja daerah jika tuntutan merek tidak dipenuhi hingga tahun 2015 berakhir.

(Rishad Noviansyah)