foto-persib-bandung-vs-mitra-kukar-piala-presiden-2015-SIM_1148vBANDUNG, Today – Setelah ditumbangkan Mitra Kukar dengan skor 1-0 dalam leg per­tama semi final Piala Presiden, saatnya Pers­ib Bandung kembali berbenah.

Awak Maung Band­ung dijadwalkan kem­bali ke Bandung, Senin (5/10) malam dan bakal langsung melakukan per­siapan jelang leg kedua di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (10/10) mendatang.

Kali ini pekerjaan Persib un­tuk revans lebih berat jika diband­ingkan di perempat final lalu, karena kini skuat arahan Djajang Nurjaman harus menang dengan selisih dua gol di markas sendiri.

Djajang menuturkan saat bertamu di Stadion Aji Im­but, timnya sudah bertekad menargetkan kemenangan. Namun apa daya, gol sundulan Carlos Raul Sciucatti di menit-menit akhir membuyarkan se­galanya.

Kendati demikian, Jajang mengakui tempo permainan anak asuhnya sesuai dengan apa yang diinginkan.

“Sebetulnya kami bukan cari seri, tapi ingin menang. Tapi kalau masalah tempo yang diinginkan terpenuhi lalu dikem­bangankan dan berhasil,” ucap Jajang.

Perjuangan untuk melaju final ses­ungguhnya tak begitu mudah, bahkan di semi final ini lebih sulit. Atep cs gagal mencuri gol untuk agresifitas tandang di Aji Imbut.

Mitra Kukar melakukan perlawanan alot saat bermain di leg kedua. Dengan mengedepankan para pemain yang telah selesai menjalani akumulasi kartu, maka saatnya tim arahannya bekerja lebih keras.

“Menang di kandang tidak seperti itu, tidak gampang menangkan pertandingan. Mitra Kukar pasti akan berikan perlawan­an. Jadi kita harus usaha dan kerja keras,” tutur Djanur, sapaan akrab Jajang.

Optimisme tinggi ditunjukkan, road to final Piala Presiden sudah tertanam di setiap pemain Persib. Menang agregat 2 gol adalah harga mati yang harus diper­juangkan di Si Jalak Harupat.

“Ya kita harus kerja keras kalau mau lolos, kalau mau ke final, harus menang di Bandung nanti,” tandasnya.

Optimis Melaju ke Final

Manajer Persib, Umuh Muchtar tetap optimistis skuat Maung Bandung mampu melaju ke partai final Piala Presiden 2015, sekalipun di leg pertama babak semi fi­nal kemarin ditaklukan oleh Mitra Kukar dengan skor tipis 0-1.

Dikatakan Umuh, saat putaran kedua di Bandung pada 10 Oktober nanti, skuat Persib akan kembali diperkuat pemain andalannya.

Selain itu, dukungan langsung bob­otoh di Stadion si Jalak Harupat, Kabupat­en Bandung, bakal memberikan energi lebih kepada Atep dkk untuk menaklu­kan Mitra Kukar lebih dari satu gol.

“Insya Allah kita nanti lengkap main di sini, masih ada harapan, kita masih siap. Nanti apalagi kita main di Bandung, suplemen ditambah dari para bobotoh,” kata Umuh kepada wartawan, Senin (5/10).

Umuh berlapang dada menerima kekalahan Persib oleh Mitra Kukar. Umuh menilai kekalahan Persib pada leg per­tama ini akibat kelengahan para pemain Maung Bandung yang terpaksa membuat pelanggaran untuk menghentikan seran­gan Mitra Kukar.

Kesempatan eksekusi bola mati di dekat kotak penalti ini berhasil dimaksi­malkan oleh pasukan Naga Mekes.

“Kalau pertandingan kalah dan menang itu biasa, dan kita pun diharap­kan dari awal saya pikir mau draw, mung­kin ada kesalahan sedikit, ada sebetulnya bola udah aman kenapa harus diambil itu berbahaya, saya sudah sering bilang jangan buat pelanggaran di daerah dekat gawang,” bebernya.

Secara permainan, Umuh melihat skuat Maung Bandung sudah tampil cemerlang. Kendati enam pemain an­dalannya absen, namun menurutnya per­forma Persib tetap menonjol dan bah­kan tampak mendo­minasi penguasaan bola.

“Permainan sudah bagus, setelah ada peng­gantian ada perbedaan. Kalau lihat sebetulnya main sudah bagus saya percaya sama mereka, tapi memang agak se­dikit ketar ketir me­mang harusnya tadi cari aman,” pungkas­nya.

(Imam/net)