Untitled-14Operator seluler, Indo­sat, sukses mencetak ribuan calon investor muda pasar modal me­lalui ajang Indosat Stock Trading Contest (ISTC). Program ISTC yang merupakan kerjasama PT Indosat Tbk dan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) ini berhasil menjaring 8819 peserta dari selu­ruh Indonesia untuk mengikuti program ini. Sebanyak 15 peser­ta berhasil memasuki grand final pada Rabu (30/9/2015) di Jakarta setelah menjalani kegiatan Boot­camp selama dua hari.

“Kami bangga dapat menjadi bagian dari lahirnya calon inves­tor pasar modal Indonesia dari kalangan generasi muda,” ung­kap Presiden Direktur Indosat, Alexander Rusli, kemarin.

ISTC adalah program kompe­tisi bagi generasi muda Indone­sia untuk melakukan transaksi saham virtual yang mengacu kepada sejumlah saham pilihan yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) secara real­time’. Bertajuk ‘Wujudkan Mim­pimu Menjadi Miliarder Muda’, kompetisi ini merupakan bagian dari program Indosat untuk memberikan pengetahuan yang lebih baik kepada masyarakat dan generasi muda mengenai investasi saham di pasar modal.

Baca Juga :  Kreasi Ditengah Pandemi, Patriot Desa Latih Emak-emak Rengasjajar

Ia mengharapkan, peserta dan pemenang kompetisi akan menjadi investor yang bisa mengembangkan pasar modal dan pada akhirnya bisa memberi inspirasi kepada generasi muda lainnya untuk menjadi investor di pasar modal.

Grand Final dengan 15 orang finalis iini telah melewati be­berapa tahapan penilaian, dari 8.818 peserta yang masuk pada April 2015. Penentuan finalis berdasarkan kinerja, keaktifan bertransaksi serta kesesuaian dengan syarat dan ketentuan program.

Baca Juga :  Kreasi Ditengah Pandemi, Patriot Desa Latih Emak-emak Rengasjajar

Setelah melalui tahap pe­nilaian yang ketat oleh Dewan Juri dari Indosat, BEI dan Wing­ames dengan menilai kinerja, strategi investasi, pengetahuan pasar modal, keaktifan, visi dan rencana ke depan sebagai inves­tor, maka ISTC resmi mendapat­kan pemenang Juara 1-3.

Juara satu diraih Dimas Raka Prayudha, 20 tahun, mahasiswa Universitas Gunadharma, I Putu Astawa juara kedua, mahasiswa Universitas Udayana, Bali, dan Joshua Jeremy Ticoalu Long­dong, 19 tahun, mahasiswa Uni­versitas Sam Ratulangi, Manado.

(Apriyadi/*)