Untitled-6Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIP­MI) BPC Kota Bogor menggelar kegiatan perdana silaturahmi bisnis ber­tajuk ‘Ngariung Bareng Saderek’ (Ngabandrek) di Digital Lounge (DiLo), Gedung Telkom, Jumat (9/10/2015) malam. Sedikitnya 30 perserta hadir pada acara itu.

Ketua Umum HIPMI BPC Kota Bogor, Muzakkir, mengatakan, Ngabandrek ini merupakan wa­dah untuk mempertemukan para pelaku usaha yang ada di Kota Hu­jan, baik UKM, pemerintah, per­bankan dan staekholder terkait.

“Kegiatan ini akan rutin di­lakukan sebulan sekali dengan tema dan pembicara yang berbe­da, diharapkan dengan Ngaban­drek ini akan menumbuhkan sinergi antara sesama pelaku usaha, pemerintan dan pihak-pihak terkait yang nantinya di­harapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan me­ningkatnya jumlah pengusaha di Kota Bogor,” ungkap Muzakkir kepada BOGOR TODAY, kemarin.

Baca Juga :  Nikmatin Suasana Kota Bogor Dan Bikin Private Event, Skyroof Garden Hotel Grand Savero Bogor Adalah Pilihan Terbaik

Acara yang turut dihadiri oleh management Telkom Indonesia area Bogor, Ketua Dewan Kehor­matan HIPMI Kota Bogor, Rifki Torik, itu juga diisi oleh seminar sederhana dari Muzakkir menge­nai ‘Bagaimana Membangun dan Mempertahankan Bisnis dalam Berbagai Kondisi’.

Muzakkir menjelaskan, bah­wa di tengah gejolak ekonomi Tanah Air yang sedang tidak menentu seperti saat ini, para pelaku usaha harus pandai menangkap peluang yang ada agar mampu bertahan di tengah krisis.

“Siapa pun jika mau, dapat menjadi pengusaha. Jiwa ber­wirausaha dapat ditumbuhkan dengan mengikuti pelatihan dan edukasi di bidang yang kita sukai atau minati. Kunci utama berwi­rausaha adalah inovasi, memiliki visi dan misi yang jelas, update setiap perkembangan di bidang yang ditekuni, pemberdayaan karyawan, pembentukan tim kreatif yang solid hingga dukungan dari keluarga serta lingkungan,” kata pria lulusan Fakultas Teknologi Pertanian IPB ini.

Baca Juga :  Cafe Ruang Rakyat Tempat Nongkrong Baru di Kota Bogor, Cocok Buat Semua Kalangan

Menurutnya, permodalan me­mang merupakan hal pertama yang biasanya menjadi masalah bagi para pengusaha muda. Mereka memiliki ide yang menarik dan segar. Tapi banyak diantara mereka yang tidak mampu mewu­judkannya hanya karena tidak me­miliki modal yang cukup. “Modal memang masih menjadi masalah klasik bagi pengusaha pemula. Sebenarnya mereka bisa manfaat­kan organisasi untuk membangun jejaring atau networking. Karena jejaring merupakan kunci kesuk­sesan dalam berbisnis. Misalnya lewat kegiatan Ngebandrek ini, kami ingin setiap masalah ada solusi,” jelasnya.

(Apriyadi Hidayat)