indosatBOGOR, TODAY – PT Indosat Tbk men­genalkan layanan digital baru untuk ma­syakat, yakni Indosat Ooredoo yang dica­plok dari Bahasa Arab yang berarti ‘aku ingin’, yang diluncurkan di Kantor Indo­sat, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (19/11/2015).

President Director & C EO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli menjelaskan, pihaknya membutuhkan waktu dua ta­hun hingga akhirnya memutuskan untuk mengganti nama perusahaan beserta logo lamanya.

Ia menjelaskan, perubahan ini men­jadi transformasi sekaligus tujuan dari perusahaan untuk menjadikan digital se­bagai identitas baru perusahaan.

Baca Juga :  Ganjil Genap Dihari Kerja Dinilai Ganggu Aktivitas Warga

“Kami ingin agar digital ini menjadi nyawa bagi perusahaan. Karena saat ini setengah pelanggan kami sudah menggunakan data, ini yang kami ingin terus tingkatkan,” kata Alex, panggi­lan akrabnya, dalam acara peluncuran identitas barunya di Kantor Pusat PT Indosat.

Berdasarkan survei yang dilakukan Tim Indosat Ooredoo beserta sepuluh ak­ademis berbagai Perguruan Tinggi Negeri se-Indonesia, tujuh puluh persen respon audien menginginkan dunia digital den­gan akses yang cepat.

Baca Juga :  PPJ Kota Bogor Disinyalir Tabrak Aturan PPKM Level 4

“Target kami tiga tahun kedepan kami harus menjadi nomor satu dibidang digital, dan nomor satu pilihan digital,” ucapnya dengan optimis.

Dia mengakui, bahwa di antara op­erator di bawah Ooredoo Grup, hanya Indosat yang masih menggunakan merek lama, sementara yang lainnya menggu­nakan Ooredoo saja.

Kendati saat ini Indosat Ooredoo su­dah berubah nama, produk-produk sep­erti IM3 atau Mentari tetap hadir tanpa embel-embel Ooredoo di depannya.

(kozer)