Untitled-12Proses penyidikan korupsi proyek lift di Komplek Balaikota Bogor pada Tahun Anggaran (TA) 2013 terus didalami Polres Bogor Kota.

Oleh : RIZKY DEWANTARA
[email protected]

Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto, mengimbau dan me­minta kepolisian untuk menuntaskan penyidi­kan kasus ini hingga tuntas. “Pegawai Negeri Sipil (PNS) jika ada yang tersand­ung masalah korupsi proyek lift harus mengikuti proses hukum. Jangan mem­persulit penyidikan,” kata dia.

Politikus PAN itu juga mengintruk­sikan kepada seluruh PNS Kota Bogor untuk menaati hukum yang berlaku, jika ada PNS yang tersandung masalah hukum mereka semua wajib mengikuti proses hukum. “Saya minta semua ikuti aturan,” kata dia.

Baca Juga :  Warga Bogor Bisa Vaksinasi di Gedung DPRD

Sementara itu, Kasat Reskrim Pol­resta Bogor Kota, AKP Hendrawan A Nugroho, mengatakan, untuk kasus korupsi lift ini, pihaknya menunggu data dan fakta yang dikumpulkan oleh Polres Bogor Kota. Ia juga menegaskan, untuk gelar perkara Polres Bogor Kota masih menunggu semua pemberkasan rampung. “Setelah semua clear baru kita akan lakukan gelar perkara. Kita juga masih melakukan pemeriksaan ter­kait kasus lift ini,” akunya, saat ditemui di Kejari Bogor, kemarin.

Baca Juga :  Layanan Tirta Pakuan Kota Bogor Tetap Buka, Disesuaikan dengan PPKM Level 4

Hendrawan juga menegaskan, un­tuk nilai temuan pihak Polres Bogor Kota sudah mengetahui, namun untuk nilai kerugian negaranya pihaknya be­lum mengetahui, lantaran menunggu dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Barat untuk data akurat dalam kasus korupsi proyek lift di Komplek Balaikota itu. “Temuan kita sudah tahu, tapi untuk kerugian negara kita masih menunggu data yang akurat. Masalah ini, selalu kami ingat­kan bahwa masalah Tipikor berbeda dengan pidana lainya,” terangnya. (*)