Untitled-4Menyingkap dunia malam Kota Bogor tak bakal lepas dari wisata kuliner khas. Detak kehidupan kuliner malam di Kota Hujan, makin larut makin ramai. Tidak hanya wisatawan lokal, namun wisatawan dari berbagai penjuru kota berdatangan memburu makanan khas Bogor yang bikin kangen lidah.

Oleh : Adilla Prasetyo Wibowo
[email protected]

Salah satu kawasan kuliner malam Kota Bogor yang tersohor adalah ka­wasan Pasar Devris. Jajanan makanan kaki lima yang berjajar sepanjang trotoar jalan, mulai dari samping jembatan merah hingga depan Pasar Devris.

Saat menghabiskan malam di Kota Bo­gor yang dingin tentu terasa efeknya akan menjadi cepat lapar. Tapi jangan khawatir karena kawasan ini menyediakan makanan sampai dinihari. Jika tempat makan biasa sudah tutup sekitar jam 9 atau 10 malam, di tempat ini tutupnya sekitar jam 2 sampai jam 3 dinihari. Ini berlaku juga lho untuk para pelancong yang sedang mengadakan wisata di Kota Bogor.

Baca Juga :  NZ Managemen Tawarkan Kemping Dengan Suguhan Suasana Alam Perbukitan

Jika siang hari tempat ini berfungsi se­bagai pasar tradisional. Belakangan men­jadi sentra penjualan batu akik yang se­dang naik daun. Namun jika hari berganti malam, di tempat ini berjejer segala rupa jajanan mulai dari makanan khas doclang, bubur ayam, martabak manis dan asin, sate, soto Bogor bahkan makanan sema­cam angkringan pun ada.

Hampir setiap malam selalu ramai, sema­kin malam semakin ramai. Apalagi jika toko-toko sudah tutup, mereka berjualan di de­pan tersebut di sekitar Toko Terang. Jangan ditanya lagi kalau malam minggu, parkiran pasti penuh oleh motor dan mobil, bahkan kadang terjadi kemacetan.

Baca Juga :  Humas Polda Metro Ungkap Penyebab Tergulingnya Helikopter Kemenhub

Keberadaan Kuliner malam di Pasar Devris ini sangat berguna dan membantu para pembeli diantaranya para pengguna kereta yang pulang malam hari. Untuk kereta terakhir yang tiba di Stasiun Bogor sekitar pukul 01.00 WIB dinihari sangat pas me­nyantap makanan penghangat seperti bubur ayam, karena jika sudah tiba di rumah tentu akan malas memasak dan yang memasaknya pun sudah terlelap.

Jadi bagi para pelancong yang sedang mengadakan wisata ke Kota Bogor mung­kin tempat ini bisa menjadi tempat alterna­tive selain restoran favorit lainnya. Selain pilihannya banyak juga harganya sangat terjangkau. (Adilla Prasetyo Wibowo)