BOGOR, TODAY – Pada tahun 2020, diperkirakan jumlah pen­duduk usia lanjut di Indonesia bisa mencapai 28,8 juta jiwa atau 11,34 persen dari jumlah keseluru­han yang lebih dari 200 juta jiwa. Hal tersebut melahirkan tantan­gan cara membangun generasi dan negeri yang sehat dengan se­gala potensinya.

Dinas Kesehatan Kota Bogor bekerjasama dengan PT Tiga Pi­lar Manajemen Indonesia (TPMI) menghelat acara Bogor Senior Citizen Roadshow and Healthy Funfest 2015.

Acara Bogor Senior Citizen Roadshow and Healthy Funfest 2015 memadukan berbagai ke­giatan dari Pemkot dan swasta. Acara diramaikan dengan pam­eran, seminar, bazaar dan lomba talkshow. Acara melibatkan 100 lansia se Kota Bogor sebagai tamu undangan serta 55 stand produk kesehatan dan makanan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, dr. Rubaeah, mengatakan, acara sosialisasi yang diseleng­garakan dalam rangka menuju lansia sehat dan produktif, meru­pakan jawaban atas ajakan WHO dan pemerintah pusat. Acara ber­langsung selama dua hari, pada 5 – 6 November 2015 di Gedung Harmony Banquet Yasmin, Kota Bogor.

“Lanjut usia adalah proses ala­mi yang tidak bisa dihambat. Yang penting kita tetap sehat, aktif dan produktif,” kata dia.

Menurut Rubaeah, Indonesia termasuk 5 negara terbesar dalam jumlah lansia tertinggi di dunia.

“Pada tahun 2010 lansia yang tercatat mencapai 18,1 juta jiwa (17,6 %) dan pada tahun 2014 men­capai18,8 juta jiwa. Pada tahun 2020, diprediksi jumlah lansia di Indonesia mencapai 28,8 juta jiwa,” ungkapnya.

Rubeah juga menegaskan, sesuai UU Nomor 36 tahun 2009, pemerintah wajib menjaga ke­sehatan lansia agar tetap hidup sehat dan produktif secara sosial maupun ekonomi.

“Untuk mengakomodir hal tersebut, Pemerintah Kota Bogor telah menyediakan sarana-sarana dan fasilitas-fasilitas untuk men­dukung kesehatan lansia, salah satunya melalui Pos Windu Lan­sia yang merupakan pilot project Kemenkes. Selain itu Pemerintah Kota Bogor menyediakan Puskes­mas Ramah Lansia yang memu­dahkan para lansia dalam mem­peroleh layanan kesehatan tanpa harus lelah mengantri,” jelasnya.

Rubaeah melanjutkan, pi­haknya mengingatkan sarana dan fasilitas yang telah disediakan ti­dak akan optimal tanpa adanya usaha dari para lansia dalam men­jaga kesehatannya sendiri.

“Mudahan-mudahan dengan sosialisasi ini, kita menjadi sema­kin tahu dan sadar untuk menjaga kesehatan dan aktivitas kita sam­pai usia senja,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Acara, Febi Regina mengatakan, acara roadshow ini diawali dari Kota Bogor dilanjutkan di Jakarta, Bandung dan Surabaya.

“Konsepnya menjalankan himbauan dari Pemkot tentang kota ramah lansia. Disamping itu kegiatan ini sebagai wadah dan jembatan bagi produk-produk ke­sehatan untuk para lansia dan ke­luarga,” kata dia.

Peningkatan jumlah lansia tiap tahunnya cukup tinggi sehingga dengan adanya kegiatan ini di­harapkan para lansia mendapat tips dan petunjuk agar tetap sehat dan produktif serta tidak pikun.

“Dengan sinergitas pemerin­tah dan pihak swasta, harapannya dapat terwujud keluarga sehat dan produktif di Kota Bogor,” lan­jutnya.

(Rizky Dewantara)