JAKARTA, Today – Piala Sudirman ini diikuti oleh 15 tim peserta, yang terdi­ri dari 14 tim-tim Liga Super Indonesia plus satu tim dari Mabes TNI.

Ke-15 tim ini dibagi dalam tiga grup, yang mana masing-masing grup berisikan lima tim peserta. Babak pe­nyisihan akan dilakukan di tiga kota, Malang untuk Grup A, Bali untuk Grup B, dan Surabaya untuk Grup C.

Sesuai dengan penentuan distri­busi “match fee” dari fase penyisihan hingga babak “8 Besar”, bagi tim yang menang dalam waktu normal akan mendapatkan subdisi sebesar Rp 125 juta.

Lalu, tim yang kalah dalam waktu normal mendapatkan Rp 75 juta. Se­mentara bagi tim yang menang me­lalui adu pinalti mendapat Rp 110 juta dan tim yang kalah pinalti berhak atas 90 juta.

Turnamen ini juga memberikan hadiah yang cukup menggiurkan dan bahkan lebih besar dibandingkan Piala Presiden. Untuk sang juara akan diberikan sebesar Rp 2,5 miliar, lalu runner-up Rp 1,5 miliar dan peringkat 3-4 akan diganjar jumlah hadiah yang sama besar, yakni Rp 500 juta.

Babak penyisihan akan dimu­lai pada 14 November hingga 1 Desember mendatang. Setelah itu akan ada ‘break’ karena akan ada Pilka­da serempak.

Pertandingan lanjut ke perempat final pada 12-20 De­sember 2015, dan babak semifinal pada 9-17 Januari 2016 dengan sistem home-away. Ada jeda waktu yang lu­mayan panjang sebelum memasuki babak final pada 24 Januari 2016.

Untuk di babak 8 besar nanti akan ada peruba­han pengelompokan. Nantinya dua tim tera­tas di tiap grup dan dua peringkat ketiga terbaik melaju ke perem­pat final dibagi dalam dua pot

Wajib Mainkan Pemain U-21

Panitia pelaksana (panpel) Piala Jenderal Sudirman (PJS) menerapkan regulasi baru, dengan mewajibkan se­luruh klub untuk memainkan pemain U-21 di setiap pertandingan.

Hal itu diungkapkan ketua pelaksa­na PJS, Hasani Abdulgani, usai perte­muan manajer di Hotel Atlet Century, Jakarta, Jumat (6/11) lalu.

“Ada dua pemain U-21 harus men­jadi starter. Berarti, nama dua pe­main itu ada di starting eleven,” ucap Hasani.

Hasani menuturkan, kebijakan ini diterapkan untuk lebih memberikan kesempatan kepada para pemain muda untuk menampilkan kualitas mereka. “Jadi bisa ada regenerasi,” tambahnya.

Seperti diketahui, turnamen PJS akan diikuti 14 klub Indonesia Super League (ISL) ditambah satu tim dari PS TNI. Kick-off turnamen akan dige­lar di Stadion Kanjuruhan, Malang, 10 November nanti.

Untuk laga pembuka mempertemu­kan Arema Cronus kontra Gresik Unit­ed. Presiden RI, Joko Widodo, diren­canakan bakal menghadiri langsung pertandingan tersebut.

(Imam/net)