Untitled-8BOGOR, Today – Instrumen standar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Dasa Semesta 1 Bogor diverifikasi Tim Accesor Akreditasi Bandung, Rabu (17/11/2015). Hal ini untuk me­ningkatkan mutu dan kualitas bela­jar mengajar di sekolah itu.

Sebelum penilaian, rombongan tim accesor disambut dengan apre­siasi seni seperti tarian tradisional, pencak silat yang ditampilkan oleh siswa-siswi SMK Dasa Semesta 1.

Anggota Tim Accesor Akredi­tasi Bandung, Wawan Gunawan menjelaskan, penilaian ini dilaku­kan rutin setiap empat tahun sekali demi mendongkrak kekurangan yang ada di sekolah.

“Saya ingin semuanya dilaku­kan secara terbuka. Artinya, ketika belum ada atau belum dilakukan katakanlah secara terbuka dan jan­gan sampai ditutup-tutupi,” kata Wawan.

Wawan melanjutkan, dari hasil pengumpulan fisik selama dalam kurun empat tahun, tim menan­yakan delapan standar instrumen sekolah. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan mutu sekolah itu sendiri.

“Yang menjadi poin utama dalam penilaian diantaranya sep­erti standar isi, proses, kelulusan, tendik (tenaga pendidik), sarana prasana, pengelolaan, standar keuangan atau pembiayaan dan pe­nilaian,” jelas Wawan.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Dasa Semesta 1 Bogor, Nanang Sunarya mengapresiasi proses pe­nilaian yang dilakukan oleh Tim Accesor Akreditasi. Dengan pe­nilain tim, ia berharap SMK Dasa Semesta 1 bisa kembali meraih nilai-nilai yang baik, seperti nilai yang diberikan tahun-tahun sebel­umnya.

Ia sangat optimis, sekolah yang dipimpinnya akan kembali meraih predikat akreditasi A. Terlebih, sejak berdiri 14 tahun lalu, keleng­kapan sekolah sudah mencapai 87 persen. Artinya pencapaian stan­dar sekolah hanya beberapa lang­kah saja.

“Ini penilaian ketiga yang di­lakukan 4 tahun sekali. Tahun 2005 kami mandapatkan nilai B, tahun 2010 mendapatkan nilai A. Saya berharap penilaian yang dilakukan sekarang mudah-mudahan kem­bali memuaskan,” ungkap Nanang Suryana.

(Latifa Fitria)