vivo-xshot

Oleh : Adilla Prasetyo Wibowo
[email protected]

Seperti diketahui penggu­na iPhone 6S bisa men­gakses menu di pon­selnya bergantung pada tekanan pada layar ponselnya. Fitur inilah yang akan diboyong oleh Vivo ke calon ponsel flag­ship-nya. Apple sendiri mena­mai fitur ini dengan sebutan Force Touch.

Namun Vivo bukan yang pertama ingin melakukannya, karena juga beredar kabar Sam­sung juga akan membenam­kan fitur serupa di Galaxy S7. Bedanya kalau informasi soal Galaxy S7 masih sebatas speku­lasi, Vivo X6 lebih jelas infor­masinya.

Penggunaan Force Touch bukan satu-satunya daya tarik yang ditonjolkan Vivo. Seperti dikutip dari Phone Arena, Kamis (12/11/2015), X6 juga disebut bakal men­gusung teknologi layar 2,5D. Jadi la­yar 2,5D itu punya desain seperti layar Edge kepunyaan Samsung yang pinggirannya meleng­kung.

Hanya saja lengkungan di pinggiran layarnya tak punya fungsi apa-apa alias seka­dar pemanis. Beda den­gan lengkungan di layar Edge yang memang punya berbagai fungsi unik.

Pun demiki­an penggu­naan layar 2,5D di­pastikan tetap mam­pu mendongkrak tampilan Vivo X6 menjadi jauh lebih elegan. Pasalnya, berkat pemakaian layar 2,5D sebuah ponsel jadi bisa tampil bezel-less. Inilah yang kabarnya akan disodor­kan oleh Vivo X6.

Bicara spesifikasi, Vivo X6 juga tak main-main. Prosesornya disebut bakal pakai MediaTek Helio X20 yang punya teknologi 10 core, yang dipadu dengan ukuran RAM 4 GB. Menariknya lagi, bahkan untuk urusan grafis Vivo sam­pai disebut menyiapkan sendiri RAM terpisah atau yang sering juga disebut VRAM, khusus grafis sebesar 1 GB.

Alhasil, memang bikin penasaran performa grafis seperti apa yang bisa ditawarkan Vivo X6 ketika dirilis nanti. Sayang belum ada kabar soal kapan waktu peluncurannya.