Untitled-14MALANG, Today – Pelatih Arema Cronus Joko Susilo mulai menyiapkan se­jumlah taktik yang bakal diterapkan di tiga pertand­ingan Grup E delapan be­sar turnamen Piala Jenderal Sudirman (PJS).

Joko menyebutkan, tim yang bakal mereka hadapi di delapan besar ini memiliki kara­kter berbeda dibandingkan fase grup. Begitu juga dengan ketiga calon lawan mereka nanti.

Karena itu, Joko sudah mulai menyiapkan sejumlah taktik yang diterapkan saat menghadapi Per­sipura Jayapura, Minggu (13/12), Surabaya United (19/12), dan Pusa­mania Borneo FC (22/12).

“Saya rasa lawan-lawan kami di babak delapan besar ini beda karakter dengan tim yang pernah dihadapi di babak penyisihan grup lalu. Yang jelas kami sudah menyiapkan antisipasinya untuk masing-masing lawan yang dih­adapi di fase ini,” ungkap Joko dikutip laman Wearemania.

Joko menambahkan, ia juga tidak perlu menggelar latihan malam hari untuk adaptasi, kendati seluruh laga mereka di delapan besar berlangsung mulai pukul 19:30 WIB.

“Sebelumnya kami sudah sering memainkan pertandingan malam, jadi saya rasa tidak perlu adaptasi lagi. Yang terpenting sekarang bagaimana menjaga stamina tim tetap terjaga,” tegas Joko.

“Saya rasa tidak ada lagi yang per­lu dikeluhkan dengan jadwal delapan besar ini. Kami siap menghadapinya.”

Senada juga diungkapkan, Pelatih Persipura Jayapura, Osvaldo Lessa. Dirinya tengah terus mempersiap­kan diri agar bisa membawa timnya meraih kemenangan.

Skuad Mutiara Hitam sendiri mela­koni laga pertama babak delapan be­sar melawan Arema Cronus pada 13 Desember mendatang.

“Waktu masuk delapan besar su­dah dekat, sekarang kami hanya mem­persiapkan taktik saja,” ujar Lessa saat dihubungi Bola.net.

Menghadapi lawan pertamanya nanti, pelatih asal Brasil ini menilai jika Singo Edan adalah tim yang fantas­tis. “Arema itu tim yang kuat dan he­bat. Makanya di pertandingan nanti kita harus konsentrasi tinggi agar meraih kemenangan,” ujarnya.

Osvaldo menyebut semua lawan-lawannya di Grup E bu­kan tim mudah. Sehingga Per­sipura berjuang untuk lolos ke babak berikutnya.

“Semua tim yang lolos ke babak delapan besar ini adalah tim kuat. Makanya kita harus main bagus ka­lau mau menang dan lolos ke semifinal. Jika tim mau juara tidak boleh memilih lawan, kita harus siap lawan siapapun,” tutupnya.

(Imam/net)